Tuan rumah Semen Padang FC gagal mencuri poin dari Persis dengan kekalahan yang sangat mendramatisir di Stadion H Agus Salim, Kota Padang, Minggu (11/1/2026).
Hasil kekalahan tim asuhan Dejan Antonic ini tentu membuat akhir putaran pertama BRI Super League 2025/2026 berakhir pahit, sebab harapan tim yang berjuluk Kabau Sirah ini gagal lepas dari zona degradasi dan turun ke posisi 17 satu atas dari dasar klasemen.
Usai laga, Pelatih Kepala Semen Padang FC, Dejan Antonic mengungkapkan kekecewaannya rasa malunya dengan hasil laga.
“Saya pribadi ya, saya kecewa banget itu karena hasil seperti yang ini, kita semua harus malu untuk pertandingan hari ini,” katanya saat prescon usai laga.
Terkait perjuangan di babak kedua, Dejan menyebut ada beberapa kesalahan yang terjadi.
“Babak kedua kita tidak main seperti yang kita sudah deal (sepakati) di kamar ganti, berapa keputusan ada yang sendiri-sendiri dan dua gol yang kita salah individual dan sudah terlalu banyak sudah terlalu banyak,” katanya.
Melihat lajunya pertandingan Dejan mengatakan bahwa para pemainnya yang tidak bisa memaksimalkan kesempatan seperti dua penalti gagal cukup kecewa.
“Dari babak pertama saya pikir kita ada dominasi, kita ada satu kesempatan masuk gol, penalti pertama tidak, untuk penalti kedua hampir dan tidak lagi,” katanya.
“Tapi dua kesempatan dari steward disana tapi kita gak bisa masuk gol, kedua fatal mistake individual dan kita we not deserve today menang,” tambahnya.
Dejan juga mengatakan bahwa jika pemain Semen Padang FC bermain tidak dari hatinya agar pergi ke tim lain.
“Saya selalu bilang, kalau orang yang gak ada hati main untuk Semen Padang mungkin lebih bagus dia cari tim yang lain. Karena situasi kita parah sekali, situasi kita berat sekali dan kita harus cari pemain yang macan di sini, sulit sekali kalau seperti yang tadi,” tegasnya.
Melihat kondisi ini, Dejan mengatakan segera lakukan evaluasi untuk menatap putaran kedua di BRI Super League.
“Besok kita harus ada evaluasi, besok kita harus bicara untuk semua yang kita sudah kerja dan kita harus perbaiki secepat yang ini kalau untuk putaran kedua,” ujar Dejan.
Melihat hasil yang tidak baik ini, Dejan kerap mengucapkan malu dan meminta maaf.
“Sekali lagi dari saya pribadi, saya malu dan saya minta maaf kalau orang lain terserah dari dia. Tapi saya gak liat tim saya babak kedua tadi bisa perform seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu pemain Semen Padang FC Zidane Afandi menanggapi permainan rekan sejawatnya cukup kecewa usai kalah 2-3 dari Persis.
“Ya memang hari ini kita belum layak dengan hasil yang maksimal, jujur saya kecewa dan rekan-rekan kecewa, staff juga kecewa kami kecewa dengan hasil yang ini hasil ini bukan yang kita harapkan buat hari ini,” tutupnya. (*)