BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Kedatangan Presiden Prabowo ke Kalsel mengharuskan berbagai persiapan dilakukan untuk penyambutan.
Sejumlah fakta terangkum menjelang kedatangan Presiden Prabowo Subianto pada hari ini Senin (12/1/2026) siang.
Sebelumnya Wapres Gibran Rakabuming Raka juga sudah melakukan kunjungan ke Kalsel.
Kedatangan Gibran untuk melihat kondisi banjir di bumi Lambung Mangurat.
Baca juga: Beberapa Wilayah Masih Digenangi Banjir, Status Tanggap Darurat Kembali Diperpanjang Pemkab Banjar
Baca juga: Penemuan Mayat Penuh Luka di Kandang Ayam Terungkap, Pelaku Pembunuhan Kesal Utangnya Ditagih Terus
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin meninjau Sekolah Rakyat yang berada di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Senin (5/1/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana prasarana serta proses pembelajaran di Sekolah Rakyat yang direncanakan akan menjadi salah satu lokasi yang dikunjungi Presiden Prabowo Subianto pada 12 Januari 2026.
Ia berharap kunjungan Presiden nantinya dapat memberikan semangat bagi para siswa serta memperkuat keberlanjutan program pendidikan tersebut.
Gubernur menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan program nasional yang digagas Presiden RI sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu namun memiliki potensi akademik.
2. Kemensos Melakukan Peninjaun
Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) RI, Robben Rico melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyta Terpadu (SRT) 9 dan meninjau proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Banjarbaru.
Ia tidak sendiri, Sekjen Kemensos melakukan peninjauan bersama Sekjen Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum RI, Essy Aisyah serta Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby.
Ditanya terkait kepastian kunjungan Presiden Prabowo ke Sekolah Rakyat di Kalsel, Sekjen Kemensos mengatakan pihaknya saat ini sedang fokus pada persiapan.
Robben Ricco juga menyebut bahwa Kemensos akan terus melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat dan pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Kalsel.
3.Pemko Banjarbaru Lakukan Persiapan
Sebagai daerah tujuan rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto, Kota Banjarbaru turut melakukan persiapan.
Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Wali Kota Banjarbaru, Lisa Halaby pada Jumat (9/1/2026), salah satunya membahas dukungan dari Pemko Banjarbaru menyanbut kedatangan orang nomor satu di Indonesia itu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni, mengatakan Rakor yang digelar dalam rangka memantapkan kesiapan untuk menyambut kunjungan Presiden ke Banjarbaru.
Sekda juga mengungakapkan kemungkinan-kemunginan yang bakal dikunjungi Presiden Prabowo selain melaunching Sekolah Rakyat di Banjarbaru.
“Tadi kan sesuai ini ada mungkin Sekolah Rakyat, habis itu nanti mungkin MBG, habis itu mungkin Koperasi Merah Putih, dan mungkin ke pemukiman nantinya ada lokasi-lokasi yang terdampak banjir gitu ya,” ungkapnya.
4. Menteri PUPR Tinjau Lokasi Banjir dan SR
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Dody Hanggodo, selain meninjau kondisi banjir di Sungaitabuk Kabupaten Banjar, juga melakukan peninjauan lokasi rencana peluncuran sekolah rakyat yang akan di pusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 di Balai Besar Pendidikan Pelatihan dan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin.
Menteri melihat areal lokasi sekitar 9,8 hektare yang sudah diground clearing dan di atas lahan itu siap dibangun untuk Sekolah Rakyat.
"Pada lokasi ini nanti akan di bangun sekolah rakyat yang bisa menampung 3000 murid. Nanti sistemnya boarding school.Kita siapkan semuanya, Cuman tugas PU adalah membangun fisiknya," kata Dody Hanggodo.
Dia menyampaikan jika proyek pembangunan SR yang ada di Banjarbaru itu ditargetkan Juni 2026 harus selesai.
"Karena kan Juli 2026 sudah masuk kalender baru pendidikan," urai Menteri PUPR RI ketika meninjau.
Selain bangunan utama sekolah, pembangunan juga mencakup 140 unit rumah tapak sebagai fasilitas pendukung yang harus rampung pada waktu yang sama.
Di lokasi itu pula, Menteri dijelaskan soal peoyek bangunan itu. Di mana Pembangunan Sekolah Rakyat Kalimantan Selatan dengan nilai kontrak mencapai Rp 700 miliar.
Proyek pembanguan SR di Banjarnaru itu dilaksanakan untuk menamoung anak dari di tiga daerah, yakni Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kota Banjarbaru.
Pekerjaan resmi dimulai pada 17 November 2025 dan ditargetkan rampung pada 15 Juli 2026, dengan total waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender.
5. Rapat Koordinasi Lintas Instansi
Guna mematangkan persiapan rencana kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Kalimantan Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 12 Januari 2026, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi lintas instansi di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (9/1/2026) sore.
Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, serta dihadiri jajaran perangkat daerah, unsur terkait, dan perwakilan Kementerian Sosial RI sebagai leading sector kegiatan.
Dalam agenda tersebut, Presiden dijadwalkan hadir bersama sejumlah menteri, gubernur, bupati, dan wali kota dari daerah yang telah memiliki Sekolah Rakyat, baik yang bersifat permanen maupun yang masih dalam tahap pelaksanaan.
6. Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan
Gubernur Muhidin juga menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas menjadi perhatian serius untuk menghindari kemacetan selama kunjungan Presiden.
Rapat lanjutan akan digelar bersama Ditlantas Polda Kalsel dan Dinas Perhubungan provinsi maupun kabupaten/kota.
“Pada hari Senin nanti, jalur yang dilalui Presiden tidak boleh dilewati truk. Truk akan kita stop sementara, mungkin sore baru diperbolehkan masuk, supaya tidak terjadi kemacetan,” tegasnya.
Selain itu, Pemprov Kalsel juga menyiapkan sejumlah kantong parkir alternatif, termasuk di kawasan Jalan Trikora, yang dinilai memiliki kapasitas memadai untuk kendaraan tamu dan undangan.
Dalam Surat Edaran Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 553.1/71/AJ-DISHUB, kendaraan angkutan barang dibatasi melintas di jalur utama Banjarbaru–Banjarmasin mulai pukul 07.00 Wita hingga 15.00 Wita.
Salah satu ruas yang menjadi fokus utama adalah Jalan Trikora, Banjarbaru, yang akan diberlakukan sterilisasi penuh selama rangkaian kegiatan Presiden.
Pembatasan diberlakukan seiring agenda Presiden yang dipusatkan di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional IV Kalimantan.
Arus kendaraan angkutan barang dari Bandara Syamsudin Noor dan Bandara Liang Anggang dialihkan melalui Jalan A Yani ruas Liang Anggang–Bati-Bati serta Jalan Alternatif Lingkar Banjarbaru.
Pengaturan lalu lintas juga diterapkan di sepanjang Jalan A Yani yang melintasi Kota Banjarbaru hingga kawasan Guntung Manggis dan Landasan Ulin.
Petugas akan melakukan penertiban, termasuk larangan parkir di bahu jalan dan aktivitas yang berpotensi menyebabkan penyempitan jalan.
Sementara itu, arus lalu lintas dari arah Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, menuju Banjarbaru juga akan dikurangi kepadatannya, khususnya di ruas Jalan A Yani Bati-Bati–Liang Anggang.
7. Sebanyak 1.479 Personel Gabungan Disiapkan
Komandan Korem/101 Antasari, Brigjen Ilham Yunus, mengatakan personel gabungan yang dilibatkan dalam pengamanan kunjungan Prabowo ke Kalsel lebih dari seribu anggota.
Ia menyebut, apel gelar pasukan yang dilaksankan ini bertujuannya untuk mengecek personel, materiil, dan perlengkapannya sebelum melaksanakan tugas.
“Jadi seluruhnya personel yang kita siapkan untuk melaksanakan tugas pengamanan VVIP ini jumlahnya 1.479 orang. Ini gabungan TNI, Polri, termasuk juga dengan unsur dari Pemda,” katanya.
Sebelum gelar apel pasukan ini, beberapa hari lalu, pihaknya juga telah melaksanakan rapat koordinasi internal di pemerintah daerah bersama Gubernur dan Forkopimda.
Kemudian, dilanjutkan Rakorwil bersama Setmilpres (Sekretariat Militer Presiden) dan Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) di Aula Ideham Chalid, Banjarbaru pada Minggu (11/1/2026) pagi.
Ditanya terkait potensi gangguan keamanan atau unjuk rasa mahasiswa saat kunjungan Presiden, Brigjen Yunus memastikan bahwa pihaknya telah mengantisipasi hal tersebut.
8. Akses Masuk SRT 9 Banjarbaru Dijaga Ketat
Pengetatan akses masuk telah berlangsung sejak pagi. Setiap tamu yang masuk harus memiliki kartu identitas khusus. Tas-tas mereka juga diperiksa sebelum memasuki area panggung utama.
Sejumlah pejabat daerah hingga Menteri Sosial Saifullah Yusuf terlihat sudah di lokasi.
Pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut juga beberapa kali menyapa dan berdialog dengan para siswa Sekolah Rakyat, sebelum kedatangan Presiden Prabowo. (Banjarmasinpost.co.id)