Hujan Disertai Angin Kencang, Rumah Warga di Pasangkayu Tertimpa Pohon Kelapa
January 12, 2026 11:44 AM

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Rumah warga di Jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, rusak parah setelah tertimpa pohon kelapa saat hujan deras disertai angin kencang, Minggu (11/1/2026).

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Senin (12/1/2026), kondisi rumah milik seorang warga bernama Darwis tampak memprihatinkan. 

Atap rumah berlubang besar akibat hantaman batang pohon kelapa yang roboh tepat di bagian tengah bangunan. 

Baca juga: Gelombang Tinggi dan Angin Kencag, Nelayan Polman Parkir Perahu dan Alat Tangkap Ikan

Baca juga: Berjualan di Atas Badan Jalan, Puluhan Lapak dan Kios Pedagang di Polman Ditertibkan

Sejumlah lembar seng terlihat ambruk, tertekuk, bahkan sobek karena kerasnya benturan.

Tak hanya itu, kusen serta balok-balok penyangga atap tampak patah dan bergeser dari posisi semula. 

Beberapa bagian rangka atap nyaris rubuh dan dikhawatirkan dapat membahayakan penghuni apabila rumah tersebut tetap ditempati. 

Di dalam rumah, serpihan kayu, potongan seng berserakan di lantai rumah.

Darwis, pemilik rumah, saat ditemui di lokasi mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WITA, ketika hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Pasangkayu sejak pagi hari. 

Saat kejadian, ia bersama keluarga sedang berada di dalam rumah.

“Tiba-tiba terdengar bunyi keras di atas atap. Tidak lama kemudian banyak buah kelapa yang berjatuhan dan masuk ke dalam rumah,” ujar Darwis.

Ia mengaku sempat panik dan langsung menyelamatkan anggota keluarganya ke bagian rumah yang lebih aman. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah, tidak ada dari kami yang terkena buah kelapa maupun tertimpa material. Barang-barang berharga juga tidak ada yang rusak parah,” katanya.

ETRHWRTY
RUMAH TERTIMPA POHON- Kondisi rumah warga di Jalan Moh Hatta, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, rusak parah setelah tertimpa pohon kelapa saat hujan deras disertai angin kencang, Minggu (11/1/2026

Pasca kejadian, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Pasangkayu, Dinas Sosial, PMI, serta aparat Kelurahan Pasangkayu langsung tiba di lokasi untuk melakukan penanganan awal. 

Pohon kelapa yang menimpa rumah telah dipotong dan saat ini masih berada di samping rumah sambil menunggu proses pembersihan lanjutan.

Petugas juga menyalurkan bantuan darurat berupa terpal, kasur, serta sejumlah kebutuhan dasar lainnya untuk membantu korban. 

Bantuan tersebut digunakan untuk menutup bagian atap rumah yang terbuka akibat kerusakan.

“Saya sudah menerima bantuan terpal, kasur, dan bantuan lainnya. Katanya hari ini dijanjikan ada bantuan lanjutan dari Dinas Sosial,” tambah Darwis.

Karena kondisi rumah belum layak huni, Darwis bersama keluarganya terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga terdekat. 

Ia mengaku belum berani menempati rumahnya kembali karena khawatir rangka atap yang rusak bisa ambruk sewaktu-waktu.

“Belum bisa ditempati. Untuk sementara kami tinggal di rumah tetangga sampai rumah ini bisa diperbaiki,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses perbaikan rumah belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena masih harus menghitung kebutuhan material, seperti jumlah seng dan kayu yang harus diganti.

“Mau dijumlah dulu berapa lembar seng dan kayu yang rusak, baru bisa diperbaiki,” tutup Darwis.(*)

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.