Akses ke Bandara Soekarno-Hatta Lumpuh, Imbas Hujan Deras dan Banjir Sejak Dini Hari
Tribun January 12, 2026 12:31 PM

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Senin (12/1/2026) dini hari berdampak luas terhadap aktivitas warga Ibu Kota.

Selain memicu genangan banjir di sejumlah permukiman, cuaca ekstrem ini juga menyebabkan kemacetan parah di beberapa ruas jalan utama, termasuk akses vital menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pantauan pada pukul 10.00 WIB menunjukkan arus lalu lintas di Tol Prof Sedyatmo arah Bandara Soekarno-Hatta tersendat akibat genangan air.

Kendaraan tampak melaju pelan dan mengular, terutama di lajur kanan.

Sejumlah pengemudi memilih mengurangi kecepatan untuk menghindari risiko tergelincir, sementara sebagian lainnya berpindah lajur demi mencari jalur yang relatif lebih aman.

Hujan mulai turun sekitar pukul 03.00 WIB dan berlangsung hingga pagi hari. Kondisi tersebut bertepatan dengan jam keberangkatan kerja, sehingga berdampak signifikan terhadap mobilitas warga.

Kepadatan lalu lintas terlihat jelas di kawasan Pancoran, khususnya pada jalur menuju Senayan, yang sejak pagi dipadati kendaraan pribadi maupun angkutan umum.

Di sejumlah titik, seperti kolong flyover dan area sekitar lintasan LRT, pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan. Curah hujan yang cukup tinggi mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan licin.

Situasi ini mendorong pengemudi untuk berkendara lebih hati-hati, meski konsekuensinya arus lalu lintas menjadi semakin tersendat.

Tingginya volume kendaraan pada pagi hari turut memperparah kondisi.

Antrean kendaraan mengular di berbagai ruas jalan, menciptakan kemacetan yang merata di tengah cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.

Hingga pagi ini, hujan masih terpantau turun dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Dampak hujan deras tidak hanya dirasakan di jalan raya.

Data sementara menunjukkan sedikitnya enam rukun tetangga (RT) di Jakarta tergenang banjir, dengan wilayah terdampak terbanyak berada di Jakarta Selatan.

Genangan air merendam permukiman warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi mereka yang hendak berangkat bekerja atau mengantar anak ke sekolah.

Selain permukiman, banjir juga menggenangi empat ruas jalan di Jakarta Utara.

Kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut, memaksa pengendara mencari jalur alternatif atau terjebak lebih lama di kemacetan.

Pengemudi disarankan mengatur waktu perjalanan lebih awal, memantau kondisi lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.