Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah
TribunGayo.com, TAKENGON – Bencana yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tengah tidak hanya berdampak pada kondisi lingkungan, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ditengah situasi sulit tersebut, sejumlah pedagang kecil mengaku semakin tertekan akibat penagihan kredit yang terus dilakukan, meski usaha mereka nyaris tidak berjalan.
Warga Kampung Arul Relem, Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah, Radiansyah menyampaikan keluh kesahnya terkait kondisi yang dihadapi para pedagang kecil.
Ia mengatakan, distribusi barang terhambat dan daya beli masyarakat menurun drastis sejak bencana terjadi.
“Usaha kami lumpuh total. Jual beli cabai dan komoditas lainnya tidak berjalan normal.
Banyak barang yang busuk, tapi kami tetap ditagih,” ujar Radiansyah, Senin (12/1/2026).
Menurut Adi, keterlambatan pembayaran kredit yang dialami para pedagang bukan disebabkan oleh kelalaian.
Melainkan dampak langsung dari bencana yang membuat roda perekonomian hampir berhenti selama sekitar dua bulan terakhir.
Ia menyesalkan sikap pihak penagih dari salah satu lembaga pembiayaan Nasional yang dinilai kurang memiliki empati terhadap kondisi masyarakat terdampak bencana.
Bahkan, ia mengaku mendapat ancaman penarikan agunan akibat tunggakan pembayaran.
“Bukan berarti kami tidak mau bayar. Tapi kondisi sekarang sangat sulit. Jangankan pedagang kecil seperti kami, pegawai ASN saja banyak yang kewalahan,” ungkapnya.
Radiansyah juga menyinggung pernyataan pemerintah sebelumnya terkait adanya kebijakan keringanan kredit bagi masyarakat terdampak bencana.
Namun, menurutnya, kebijakan tersebut belum sepenuhnya dirasakan oleh pedagang kecil di lapangan.
“Di lapangan, penagihan tetap dilakukan seolah kondisi normal. Ini yang membuat masyarakat resah, terutama pelaku usaha kecil,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan untuk memastikan kebijakan keringanan kredit benar-benar diterapkan.
Tanpa adanya perlindungan dan keberpihakan kebijakan, ia khawatir para pedagang kecil akan semakin terpuruk ditengah bencana yang hingga kini belum sepenuhnya berakhir. (*)
Baca juga: Bupati Aceh Tengah Surati Perbankan, Minta Keringanan Kredit bagi Masyarakat Terdampak Bencana
Baca juga: Bank Pemerintah Diminta Tangguhkan Kredit ASN Korban Bencana Aceh dan Sumatera