Burni Telong di Bener Meriah Masih 'Sibuk', Dua Hari Bisa 23 Kali Gempa Vulkanik Dalam
January 12, 2026 03:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah 

TribunGayo.com, REDELONG - Aktivitas kegempaan di gunung api Burni Telong hingga saat ini masih terus terjadi baik itu gempa vulkanik maupun tektonik.

Data terbaru yang dihimpun TribunGayo.com, Senin (12/1/2026) berdasarkan laporan dari pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan petugas pos pengamatan menunjukkan bahwa Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, saat ini masih berada pada Level II (Waspada). 

Kemudian, berdasarkan pengamatan terbaru pada periode 10 hingga 11 Januari 2026, tercatat adanya peningkatan intensitas gempa vulkanik dalam di gunung yang terletak di Kecamatan Timang Gajah tersebut.

BURNI TELONG NAIK LEVEL II - File foto penampakan Gunung Burni Telong dari arah Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (12/2/2022).
BURNI TELONG  - Penampakan Gunung Burni Telong dari arah Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (12/2/2022). (TribunGayo.com/Budi Fatria)

Peningkatan Aktivitas Kegempaan

Data dari Pos Pengamatan Gunung Api Burni Telong menunjukkan tren kenaikan jumlah kegempaan dalam dua hari terakhir:

  • Sabtu (10/1/2026): Tercatat sebanyak 8 kali gempa vulkanik dalam dan 1 kali gempa tektonik lokal serta 1 kali gempa tektonik jauh.
  • Minggu (11/1/2026): Jumlah gempa vulkanik dalam meningkat menjadi 15 kali dengan amplitudo 17-24 mm dan 3 kali gempa tektonik lokal.

Meskipun terjadi peningkatan kegempaan, secara visual asap kawah tidak teramati karena tertutup kabut.

Kondisi Meteorologi dan Visual

Secara umum, cuaca di sekitar gunung setinggi 2.623 mdpl tersebut terpantau cerah hingga berawan dengan suhu udara berkisar antara 18-26 derajat celsius.

Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur dan timur laut.

BURNI TELONG SIAGA - Rumah warga di Kabupaten Bener Meriah yang berlatar belakang gunung api Burni Telong. Status aktivitas vulkanik gunung tersebut naik dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) sehingga memicu kekhawatiran masyarakat di kaki gunung tersebut, Sabtu (3/1/2026).
BURNI TELONG - Rumah warga di Kabupaten Bener Meriah yang berlatar belakang gunung api Burni Telong, Sabtu (3/1/2026). (TribunGayo.com/Bustami)

Rekomendasi Keamanan bagi Masyarakat

Mengingat status Gunung Burni Telong masih berada di Level II (Waspada), PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat, wisatawan, maupun pendaki:

  • Radius Aman: Dilarang mendekati area kawah aktif dalam radius 3 kilometer.
  • Bahaya Gas: Masyarakat diimbau untuk tidak berada di sekitar daerah fumarola dan solfatara (lubang gas belerang), terutama saat cuaca mendung atau hujan, guna menghindari risiko gas beracun.
  • Tetap Tenang: Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah serta BPBD setempat.

Meski status gunung Burni Telong berada dalam level Waspada, tapi Pemkab Bener Meriah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis peta sebaran wilayah yang masuk dalam kategori risiko tinggi terdampak erupsi Gunung Burni Telong.

Sebanyak 24 kampung (desa) yang tersebar di tiga kecamatan diidentifikasi sebagai wilayah rawan.

Selain memetakan wilayah risiko, BPBD juga telah menetapkan titik-titik evakuasi strategis untuk memudahkan mobilisasi warga jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

Daftar Wilayah Risiko Tinggi dan Titik Evakuasi

Berdasarkan data BPBD Bener Meriah per Jumat (2/1/2025), berikut adalah rincian wilayah dan lokasi pengungsian:

Kecamatan Bukit, 5 kampung:

• Wilayah: Bale Atu, Hakim Tunggul Naru, Bale Redelong, Karang Rejo, dan Rembele
• Titik Evakuasi: GOR Bener Meriah dan Pasar Pekan Simpang Tiga

Kecamatan Wih Pesam, 7 kampung:

• Wilayah A: Wonosobo, Pante Raya, Wih Pesam, dan Burni Telong

• Titik Evakuasi: Kompleks sekolah (TK, MI, SMP, SMA) dan Lapangan Bola Blang Panas

• Wilayah B: Simpang Balek, Bener Mulie, dan Lut Kucak

• Titik Evakuasi: Kompleks SD dan Lapangan Bola Sukamakmur Induk

Kecamatan Timang Gajah, 12 kampung:

• Wilayah A: Kenine, Pajar Harapan, Damaran Baru, Bandar Lampahan, Karang Jadi, dan Mude Benara

• Titik Evakuasi: Kampus USK II Lampahan dan SDN Simpang Layang

• Wilayah B: Rembune, Pantan Pediangan, Buket Mulie, Lampahan Induk, Lampahan Timur, dan Lampahan Barat

• Titik Evakuasi: SMAN 3 Timang Gajah, MTs Blang Rongka, dan MIN Rongka. (*)

Baca juga: Aktivitas Vulkanik Gunung Burni Telong Sepekan Terakhir: 87 Gempa Terekam, Status Tetap Waspada

Baca juga: Status Gunung Burni Telong Turun ke Waspada, 1.659 Warga Timang Gajah Kembali ke Rumah

Baca juga: Kabar Baik, Status Gunung Burni Telong Resmi Turun ke Level II Waspada

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.