TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Genangan air di wilayah kecamatan Siak Kecil sudah mulai surut sejak beberapa hari terakhir.
Wilayah terdampak juga sudah berkurang sebelumny tiga desa saat ini tinggal dua desa.
Meskipun demikian tim BPBD dan penanganan bencana hidromterologi Bengkalis masih terus memantau wilayah rawan di Siak Kecil.
Pemantauan dilakukan di aliran sungai yang ada di sana, memastikan tidak ada peningkatan debit air.
Hal ini diungkap Manager Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis Erzansyah kepada tribunpekanbaru.com, Senin (12/1) siang.
Menurut dia, kondisi cuaca beberapa hari terakhir cenderung panas dan hujan sudah jarang turun.
"Prediksi kita dengan kondisi cuaca panas, menjelang akhir Januari ini bisa surut menyeluruh," ungkapnya.
Baca juga: Pembukaan Simpangan Jalan Paus-Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Untuk Cegah Kemacetan
Baca juga: Sandang Status Terpidana Kasus Korupsi BBM Rp2 Miliar, Eks Sekdis Perkim Rohul Dieksekusi Ke Penjara
Menurut dia, meskipun demikian petugas gabungan tetap stanby melakukan pemantauan di daerah yang terdampak.
Erzansyah mengatakan, saat ini genangan air daerah terdampak masih mengenangi perkarangan rumah warga serta akses jalan.
Air masih bertahan karena daerah tersebut memiliki kemiringan lebih rendah dari tempat lainnya.
Dua desa yang masih terdampak di antaranya desa Muara Dua dan Desa Bandar Jaya.
Untuk desa Muara Dua genangan terjadi di Dusun Jadi Mulyo.
Sedangkan Desa Bandar Jaya genangan terdapat di beberapa titik diantaranya dusun Bandar Sari, Dusun Suka Damai dan Dusun Sukajadi.
"Ketinggian air masih sama belum terjadi penurunan sekitar sepuluh sampai tiga puluh sentimeter," tandasnya.