Inggris Cari Gara-gara dengan Rusia, Mau Bikin Rudal Super untuk Ukraina yang Bisa Serang Moskow
January 13, 2026 08:42 PM

Kementerian Pertahanan Inggris mengumumkan rencana untuk mengembangkan rudal jarak jauh baru untuk Ukraina.

Rudal tersebut mampu menyerang target jauh di wilayah Rusia karena memiliki jangkauan lebih dari 500 kilometer.

Dikutip dari Russia Today, peluncuran proyek Nightfall diumumkan pada Minggu (11/1/2026).

Rudal balistik taktis yang direncanakan akan membawa hulu ledak seberat sekitar 200 kilogram.

Proyek ini membayangkan pemberian kontrak kepada tiga tim industri untuk memproduksi rudal uji dalam waktu satu tahun. 

Kementerian mengatakan, produksi pada akhirnya dapat mencapai hingga sepuluh sistem per bulan, dengan setiap rudal diperkirakan berharga hingga $1 juta. 

Proposal akan diajukan pada awal Februari, dan kontrak diharapkan akan ditandatangani pada Maret 2026.

"Eropa yang aman membutuhkan Ukraina yang kuat. Rudal jarak jauh baru buatan Inggris ini akan membuat Ukraina tetap berjuang dan memberi (Presiden Rusia Vladimir) Putin satu hal lagi untuk dikhawatirkan," kata Menteri Pengadaan Pertahanan Inggris, Luke Pollard.

Menanggapi pengumuman tersebut, Duta Besar Rusia untuk Inggris Andrey Kelin mengatakan bahwa Inggris sedang berangan-angan.

Menurutnya, London hanya mengumbar janji ke Ukraina padahal rudalnya belum dikembangkan.

Sebagai informasi, Inggris telah memasok Kyiv dengan rudal jelajah jarak jauh, termasuk Storm Shadow, dan telah mencabut pembatasan penggunaannya terhadap target di dalam Rusia. 

Moskow mengecam langkah tersebut sebagai eskalasi yang berbahaya dan berpotensi menyeret negara-negara NATO langsung ke dalam konflik.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa setiap pengiriman senjata ke Ukraina akan dianggap sebagai sasaran militer yang sah.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.