TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG- Musim hujan kerap menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian pengendara, terutama pengguna sepeda motor listrik.
Mulai dari jalan licin hingga genangan air, kondisi cuaca yang hujan memang membutuhkan kewaspadaan ekstra.
Namun, dengan teknik berkendara yang tepat dan dukungan teknologi kendaraan yang mumpuni, motor listrik tetap aman digunakan saat hujan.
Honda menegaskan bahwa sepeda motor listriknya dirancang untuk menunjang mobilitas harian masyarakat, termasuk saat menghadapi hujan dan jalan basah.
Meski demikian, keselamatan tetap bergantung pada cara berkendara penggunanya.
Tim Safety Riding Astra Motor Sumatera Selatan mengimbau pengendara untuk menyesuaikan kecepatan, bukaan gas, dan pengereman saat hujan.
“Motor listrik aman digunakan saat hujan, asalkan pengendara mampu mengendalikan motor dengan bijak. Dengan teknik yang tepat, risiko selip dan kehilangan kendali dapat diminimalkan,” ujar Fathan Nayoda, Safety Riding & Community Astra Motor Sumatera Selatan.
Berikut tips dari Astra Motor Sumsel untuk tetap berkendara aman menggunakan motor listrik saat hujan:
1. Kurangi Kecepatan dan Kendalikan Gas
Jalan basah menyebabkan daya cengkeram ban berkurang. Pengendara disarankan membuka gas secara halus dan bertahap serta menghindari akselerasi mendadak agar motor tetap stabil.
2. Gunakan Teknik Pengereman yang Aman
Lakukan pengereman secara bertahap dengan menerapkan kombinasi rem 60 persen depan dan 40 persen belakang.
Hindari pengereman mendadak, terutama saat menikung, untuk mencegah roda tergelincir.
3. Jaga Jarak Aman
Perpanjang jarak dengan kendaraan di depan untuk mengantisipasi pengereman mendadak.
Tetap fokus dan waspada terhadap kondisi sekitar, terutama saat hujan deras.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan Lalulintas di Soekarno Hatta Palembang, Innova Terbalik dan Honda Beat Hancur
4. Waspadai Permukaan Jalan Licin
Pengendara perlu lebih berhati-hati saat melintasi marka jalan, penutup got, jalan beton licin, daun basah, maupun pasir yang dapat mengurangi traksi ban.
5. Melewati Genangan Air dengan Aman
Lewati genangan air secara perlahan dan stabil. Pastikan ketinggian air tidak melebihi batas bodi bawah atau rumah baterai. Jaga kecepatan konstan dan hindari berhenti di tengah genangan. Pengendara tidak disarankan menerobos banjir atau genangan tinggi.
6. Manfaatkan Mode Berkendara
Gunakan mode berkendara dengan tarikan lebih halus, seperti mode ECON, saat kondisi jalan licin. Mode ini membantu menjaga kontrol tenaga sekaligus efisiensi daya.
7. Lakukan Pengecekan Setelah Hujan
Setelah berkendara di tengah hujan, keringkan motor jika diperlukan dan pastikan tidak ada indikator peringatan pada panel meter.
Jika motor sempat terendam air, jangan langsung dinyalakan dan segera lakukan pemeriksaan di bengkel resmi.
Dari sisi produk, sepeda motor listrik Honda dibekali berbagai fitur pendukung keselamatan saat hujan dan jalan basah.
Honda CUV e: menggunakan baterai bersertifikasi IP67 yang terlindungi dari debu serta mampu bertahan terhadap genangan air pada batas aman.
Berdasarkan uji fungsional, CUV e: juga dapat melewati genangan air sekitar 30 cm secara aman jika dilakukan dengan hati-hati, dengan komponen kelistrikan yang dirancang tahan terhadap cipratan air dan kelembapan.
Untuk menunjang kontrol berkendara, Honda CUV e: dilengkapi Combi Brake System (CBS) yang membantu distribusi pengereman lebih merata, serta karakter tarikan tenaga yang halus dan responsif di permukaan jalan licin.
Meski demikian, Astra Motor Sumsel tetap mengimbau pengendara untuk tidak menerobos banjir atau genangan tinggi karena berisiko terhadap keselamatan dan komponen kelistrikan.
Dengan teknik berkendara yang benar dan pemanfaatan teknologi yang tersedia, motor listrik Honda tetap aman, nyaman, dan andal digunakan saat hujan.