Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti
TRIBUNPALU.COM, DONGGALA - Sekitar 400 warga terisolir akibat putusnya jembatan dan akses jalan akibat banjir dan longsor di wilayah Dusun Sisere, Desa Labuan Toposo, dan Desa Labuan Lumbubaka, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala.
Kepala BPBD Donggala Abdul Muin mengatakan, pihaknya memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terisolir.
“Walaupun tidak terdampak langsung, warga di Sisere terisolir. Yang kami carikan saat ini adalah bagaimana kehidupan mereka tetap berjalan, minimal kebutuhan sembako bisa terpenuhi begitu juga Lumbubaka” ujarnya, Senin (12/1/2026).
BPBD Donggala bersama instansi terkait saat ini menunggu alat berat untuk membangun jembatan darurat di Desa Labuan Lumbubaka.
Baca juga: BPBD Donggala Fokus Evakuasi Warga Rentan di Dusun Sisere yang Terisolir, Satu Bumil di Evakuasi
Pembangunan jembatan dan pembukaan akses jalan bekas longsor menjadi prioritas karena merupakan akses vital masyarakat.
“Dusun Sisere sekitar 200 KK, di Lumbubaka juga 200. Jadi, sekitar 400, warga terisolir. Saat ini kami masih menunggu alat berat untuk pembangunan jembatan darurat karena bentangnya cukup panjang,” kata Abdul Muin.
Menurutnya, kendala yang masih dihadapi adalah akses internet yang terbatas dan listrik yang masih padam.
"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ke depan akses bisa kembali normal,” tutupnya. (*)