BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Harga ikan di pasar tradisional Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengalami kenaikan signifikan sejak dua pekan terakhir. Kenaikan harga ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan Bangka Belitung, sehingga berdampak pada berkurangnya pasokan ikan dari nelayan.
Pantauan Bangkapos.com, di pasar pagi Kota Pangkalpinang, Senin (12/1/2026), sejumlah jenis ikan yang sebelumnya dijual dengan harga Rp20 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram, kini mengalami kenaikan menjadi Rp25 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram.
Salah satunya ikan jenis hapau, yang sebelumnya dijual dengan harga Rp50 ribu per kilogram, kini naik menjadi sekitar Rp80 ribu per kilogram.
Cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi membuat banyak nelayan memilih untuk tidak melaut demi keselamatan. Kondisi tersebut menyebabkan stok ikan di tingkat nelayan menipis, yang kemudian berdampak langsung pada harga jual di pasar tradisional.
Bayut, salah seorang pedagang ikan di Pangkalpinang, mengungkapkan bahwa kenaikan harga ikan mencapai hampir 50 persen dibandingkan kondisi normal.
"Angin masih kencang, sekarang harga ikan naik hampir 50 persen. Biasanya ikan hapau dijual murah, tapi sekarang harganya berkisar Rp80-Rp85 ribu per kilogram. Penjualan kami juga turun sampai 50 persen," ujar Bayut kepada Bangkapos.com, Senin (12/1/2026).
Tak hanya harga yang melonjak, para pedagang juga mengeluhkan penurunan omzet akibat melemahnya daya beli masyarakat. Konsumen cenderung mengurangi pembelian ikan karena harga yang semakin mahal.
Hal serupa disampaikan pedagang ikan lainnya, Mardiana. Ia menyebutkan bahwa dalam dua pekan terakhir, pasokan ikan semakin sulit diperoleh karena banyak nelayan enggan melaut akibat kondisi cuaca yang tidak bersahabat.
"Kalau dua minggu terakhir ini sulit mencari ikan. Biasanya mudah, tapi sekarang stok di nelayan sedikit karena banyak yang tidak melaut akibat gelombang tinggi. Apalagi sering terdengar kecelakaan kapal nelayan, jadi mereka takut melaut," jelas Mardiana.
Ia menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan dagangan, dirinya bahkan harus mencari pasokan ikan dari wilayah lain jika stok di daerah asalnya, Kurau, tidak tersedia.
Para pedagang berharap kondisi cuaca di perairan Bangka Belitung segera membaik, sehingga aktivitas melaut dapat kembali normal. Dengan meningkatnya pasokan ikan, mereka berharap harga di pasaran dapat kembali stabil dan daya beli masyarakat kembali pulih.
(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)