TRIBUNPRIANGAN.COM - Selain menikmati indahnya destinasi dan perjalanan wisata yang menyenangkan, wisatawan juga wajib mencicipi beberapa spot wisata kuliner yang terkenal di sepanjang perjalanan destinasi.
Ada berbagai jenis kuliner yang bisa didapat sepanjang perjalanan, terlebih jika destinasi masih berada di Jawa Barat (Jabar).
Ya, Jabar sendiri terkenal dengan surganya kuliner di seantero tanah air, inilah yang menjadikannya sebagai salah satu daerah yang dijuluki dengan surganya kuliner, terutama kuliner khas sunda.
Kuliner sunda sendiri sudah dikenal sejak dulu kala, yang terus dibawa hingga sekarang.
Banyak restoran hingga rumah makan yang sukses dengan menghadirkan menu khas yang menjadi kebiasaan orang sunda di masa lampau.
Baca juga: Nikmatnya Mencicipi Kuliner Khas Sunda di Warung Nasi Legendaris Ibu Imas Bandung
Bahkan tak jarang, beberapa diantaranya sudah hampir sulit untuk didapat, salah satunya adalah Pepes Lubang dan Sidat Khas Banjar Patroman
Seperti yang kita tahu, Kota dengan julukan lain Patarauman ini, memang terkenal dengan destinasi kuliner khas sunda yang populer dan melegenda.
Banyak warung di kota ini masih mempertahankan berabgai menu khas sebagai menu andalan yang akan terus menerobos lorong waktu.
Pepes sidat dan lubang khas Banjar Patroman sendiri menjadi salah satu jenis makanan lokal yang masih jarang ditemui, bahkan di daerahnya sendiri.
Banjar Patroman adalah daerah yang menjadi batas wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Baca juga: Tasikmalaya Punya Lokasi Kuliner Malam Terfavorit dan Melegenda, Cocok Buat Nongki dan Jajan
Olahan khas Banjar ini berbahan dasar ikan sidat yang tergolong sebagai ikan air tawar. Pepes ini memiliki cita rasa khas perpaduan cita rasa masakan Sunda dan Jawa.
Sidat adalah kelompok ikan yang memiliki tubuh ramping dan memanjang. Ikan ini masuk dalam Ordo Anguilliformes yang sering dikenal sebagai belut di beberapa daerah.
Masyarakat Banjar Patroman mengolah bahan makanan ini menjadi panganan dengan citarasa unik, yakni pepes.
Pepes sidat dan lubang diolah dengan cara mencampurkan daging ikan sidat dengan bumbu seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kemiri,ketumbar, serta gula merah, lalu dibungkus dengan daun pisang.
Setelah itu, pematangan olahan pepes dan lubang diproses dengan cara dikukus.
Baca juga: Pindang Gunung Pangandaran, Kuliner Legendaris Beraroma Honje yang Menggugah Selera
Pepes sidat dan lubang merupakan penganan paling laku, disukai banyak pelancong. Sidat dan lubang hasil tangkapan masyarakat, pengolahannya masih menggunakan cara - cara tradisional.
Menikmati kuliner Banjar ini akan menjadi lebih makyus bila ditambah sambal dan lalapan.
Salah satu restoran yang menyediakan olahan pepes sidat dan lubang di Kota Banjar adalah Rumah Makan atau RM Beti.
RM Beti berlokasi di Jalan Raya Batulawang Tanjungsukur RT 03/017, Kelurahan Hegarsari Kecamatan Pataruman, Banjar, Jawa Barat.
RM Beti buka mulai pukul 07.00 – 22.00 WIB setiap harinya. Jadi, tunggu apalagi. Bila anda melewati kawasan Banjar Patroman sempatkan waktu untuk mencicipi kuliner pepes sidat dan lubang ini.
(*)