Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Suasana di SDN 3 Perumnas Way Kandis yang biasanya dipenuhi seragam putih merah mendadak terasa berbeda.
Gelak tawa dan sorak kegembiraan terdengar ketika sosok dua Power Ranger merah dan hitam muncul di halaman sekolah mereka, Senin (12/1/2026).
Dua Power Ranger tersebut turun dari mobil dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Way Kandis 3 Tanjung Senang, dan membawa ompreng yang berisi makan bergizi gratis (MBG) yang akan dibagikan kepada para siswa.
Diketahui Iwan yang memakai kostum Power Ranger merah dan Rama yang memakai kostum Power Ranger hitam.
Dengan kostum Power Ranger merah, Iwan sukses mencuri perhatian para siswa.
Kehadirannya bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk lebih antusias mengikuti kegiatan belajar.
"Ya Alhamdulillah, responnya sama-sama positif. Anak-anak terlihat sangat antusias saat kami datang dengan kostum Power Ranger," ujar Iwan kepada Tribun Lampung, Senin (12/1/2026).
Menurut Iwan, sejak awal ia memang ingin menghadirkan suasana yang menyenangkan bagi para siswa.
Dengan pendekatan yang lebih dekat dan ramah anak, pesan-pesan edukatif diharapkan dapat lebih mudah diterima.
Iwan sendiri berharap kehadirannya bersama rekan-rekan dapat memberi dampak positif yang lebih luas, tidak hanya bagi siswa di satu sekolah, tetapi juga di seluruh Indonesia.
"Harapannya semoga siswa-siswi di seluruh Indonesia khususnya bisa lebih cerdas, sehat, dan bergizi. Itu harapan kami," ujarnya.
Dengan cara sederhana namun penuh kreativitas, sosok Power Ranger di tengah sekolah ini menjadi bukti bahwa dunia pendidikan bisa dikemas lebih menyenangkan.
Senyum dan tawa anak-anak hari itu menjadi penanda bahwa semangat belajar dapat tumbuh dari hal-hal yang dekat dengan dunia mereka.
Tak sedikit siswa yang langsung berlari mendekat, melambaikan tangan, bahkan meminta berfoto bersama.
Bagi mereka, sosok Power Ranger yang selama ini hanya dilihat di layar kaca kini hadir langsung di sekolah.
"Senang sekali bisa lihat Power Ranger datang ke sekolah. Jadi nggak ngantuk belajarnya," ujar Shakeera kelas 3D dengan wajah sumringah.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Rafka kelas 4C.
Ia mengaku lebih semangat mengikuti kegiatan hari itu.
"Tadi seru, kami bisa lihat Power Ranger langsung," katanya.
Tak hanya disambut hangat oleh siswa, kehadiran Power Ranger juga mendapat apresiasi dari para guru.
Mereka menilai metode edukasi yang dikemas dengan hiburan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih hidup.
Salah satu guru, Lilik wahyuni guru kelas 2D, mengungkapkan bahwa pendekatan seperti ini sangat efektif untuk anak-anak usia sekolah dasar.
"Anak-anak itu cepat bosan kalau hanya belajar di kelas. Dengan adanya kegiatan seperti ini, mereka jadi lebih fokus dan semangat," ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dilakukan, terutama untuk menanamkan nilai-nilai positif sejak dini.
(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)