Profil FX Rudy Dianugerahi Medali Kehormatan Kader Loyal PDIP dari Megawati, Gabung Sejak 1977
January 13, 2026 07:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri memberikan apresiasinya kepada para kader loyal dan setia.

Hal tersebut Megawati lakukan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan yang diselenggarakan di Beach City International Stadium Ancol (BCIA), Jakarta, pada Sabtu (10/1/2026).

Salah satu kader yang mendapatkan apresiasi itu adalah mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Megawati diberi medali kader loyal PDIP Bintang Jasa Kehormatan Leit Star.

FX Rudy mengaku kaget dan menilai penghargaan karena dirinya telah setia selama kurang lebih 48 tahun bertahan di partai berlogo banteng bermoncong putih.

"Saya selalu taat dan patuh pada Ketua Umum dan tidak pernah saya ke partai yang lain dari PDI segi lima sampai PDIP saja."

"Saya juga terkejut kalau dapat penghargaan itu," kata FX Rudy, dikutip dari TribunJateng.com, Selasa (13/1/2026).

Baca juga: Profil Muliandy Nasution, Bos Garuda TV Tewas Kecelakaan, Suami Desainer Ternama

Siapa FX Hadi Rudyatmo?

Dirangkum dari Buku Sang Pelayan yang ditulis FX Rudy, ia lahir di Surakarta 13 Februari 1960 silam.

FX Rudy kecil lahir dari keluarga miskin.

Di umurnya masih 6 tahun, dirinya ditinggal sang ayah untuk selama-lamanya.

FX Rudy bersama ibu dan 12 saudara kandungnya tinggal di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo, Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo.

Sang ibu berjuang keras mencari uang agar bisa menyekolahkan anak-anaknya di sekolah terbaik.

FX Rudy mengawali pendidikan dasarnya di SD Kanisius Surakarta, sebuah sekolah yang didominasi kalangan berada.

Memasuki SMP, kondisi perekonomian tidak kunjung membaik.

FX Rudy terpaksa bekerja mencari uang agar bisa tetap bersekolah.

Ia kala itu menjadi buruh pengangkut pasir.

“Saat itu bayaran yang saya terima Rp125. Cukup menambah biaya sekolah dan membeli jajan seperti anak kebanyakan,” kenangnya.

Lulus Sekolah Teknik Menengah (STM), FX Rudy melamar kerja ke PT Konimex dan diterima sebagai petugas kebersihan.

Melihat kinerja yang baik, perusahaan memberi tanggung jawab kepadanya sebagai pembantu operator.

Setelah itu kariernya melejit sebagai operator, teknisi muda, teknisi madya, teknisi, kemudian kepala workshop. 

“Terakhir saya diangkat sebagai supervisor,” ucap FX Rudy. 

Baca juga: Profil Roby Tremonti, Aktor yang Mengaku Pernah Menikah dengan Aurelie Moeremans

Terjun ke Dunia Politik

FX Rudy mulai aktif terjun di masyarakat dengan menjadi ketua RT hingga lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan (LPMK) di Pucangsawit.

Modal tersebut membuatnya yakin terjun ke dunia politik dengan bergabung ke PDIP, masih bernama Partai Demokrasi Indonesia (PDI), pada pada 1977.

FX Rudy memulai perjalannya dari bawah.

Dia awalnya dipercaya sebagai pembantu koordinator desa (Bankordes). 

Tugasnya mengkoordinasi massa saat berkampanye.

Pengalaman pahit kerap dirasakan FX Rudy, terutama saat Orde Baru.

Saat itu, dia sering menggelar rapat koordinasi secara sembunyi-sembunyi. 

Dia juga selalu hadir sebagai saksi di daerah rawan kecurangan pemilu.

“Kalau cuma digebuki dengan penjalin (rotan) oknum aparat itu biasa. Kita harus berani menghadapi kecurangan," katanya.

Pelan tapi pasti, karier FX Rudy naik hingga terpilih menjadi Wali Kota Solo.

Berikut riwayat pendidikan dan karier politik selengkapnya:

PENDIDIKAN

  • SD Kanisius Surakarta 1967-1973
  • ST Negeri 6 Surakarta 1973-1976
  • STM Penerbangan Surakarta 1976-1979

KARIER

  • Kerja di Konimex 1979-2002
  • Ketua LPMK Pucangsawit 1993 - 2006
  • Anggota Fraksi PDIP DPRD Surakarta 2004
  • Wakil Walikota Surakarta 2005-2010 dan 2010-2012
  • Walikota Surakarta 2012-2015 dan 2015-2021
  • Ketua DPC PDIP Surakarta 2000-2025
  • Plt Ketua PDIP Jateng Agustus-Desember 2025
  • Kader bisa Desember 2025-sekarang

Baca juga: Profil Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji

Memilih Mundur

PERJALANAN POLITIKUS - Mantan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo.
PERJALANAN POLITIKUS - Mantan Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo. (TribunSolo.com / Andreas Chris)

FX Hadi Rudyatmo atau FX Rudy resmi mengajukan mengundurkan diri dari jabatan Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah melalui surat yang ditujukan kepada Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri.

FX Rudy membenarkan surat pengunduran diri yang ia sampaikan pada 12 Desember 2025.

Ia menegaskan keputusan itu diambil demi menjaga persatuan dan soliditas partai.

“Demi persatuan Partai dan organisasi tetap solid saya legowo dan tulus ikhlas menjadi anggota partai biasa dan tetap setia dan taat patuh kepada Ketum Ibu Mega,” kata Rudy saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Kamis (18/12/2025).

Dalam surat yang ditujukan langsung kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, FX Rudy menyampaikan permohonan mundur dari jabatan Plt Ketua DPD PDIP Jateng.

Surat bertanggal 12 Desember 2025 itu menegaskan pengunduran diri efektif mulai 17 Desember 2025.

Rudy mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Megawati, sekaligus permohonan maaf karena merasa tidak mampu menjalankan tugas.

Ia juga menuliskan perjalanan panjangnya sebagai kader sejak 1977, mulai dari Bankordes, Sekretaris Komdes, Ketua Komdes, hingga Ketua PAC dan Ketua DPC PDIP Kota Surakarta selama lima periode.

Isi surat tersebut menegaskan sikap Rudy yang tetap ingin menjadi kader biasa, loyal, dan patuh kepada Megawati, serta siap berjuang memenangkan Pemilu 2029.

“Dengan legowo dan tulus ikhlas kami mohon tetap menjadi anggota PDI Perjuangan biasa. Kami tetap loyal, taat dan patuh kepada Ketua Umum Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri dan tetap berjuang siap memenangkan Pemilu Tahun 2029,” tulis Rudy.

Surat itu ditutup dengan permohonan agar Megawati berkenan menerima pengunduran dirinya dari jabatan Plt Ketua DPD, sekaligus menerima dirinya sebagai anggota biasa PDIP.

Usai mundur, kini status FX Rudy menjadi kader biasa.

Meski demikian, ia memastikan tetap mengurus partai dan siap membantu PDIP menang di Pemilu 2029 mendatang.

Selain mengurus partai, ia juga disibukkan dengan pekerjaan mengelas yang sudah ditekuninya 2001.

(Tribunnews.com/Endra/Fransiskus Adhiyuda Prasetia)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.