Nasib Baik Nisya Usai Viral Jadi Pramugari Gadungan, Dapat Panggilan Pendidikan Pramugari Gratis
January 13, 2026 11:22 AM

 

BANGKAPOS.COM -- Nasib baik menghampiri Khairun Nisya atau Nisya wanita yang sempat jadi pramugari Batik Air gadungan.

Aksinya itu menuai kontroversi di media sosial.

Wanita 23 tahun asal Sumatera Selatan itu rela menyamar jadi pramugari untuk membahagiakan orang tuanya.

Semua atribut ala flight attendant itu ia cari dan beli sendiri di online shop.

Aksinya kemudian terpergok oleh kru pesawat hingga dirinya berhasil diamankan.

Usai meminta maaf dan mendapat kesepakatan damai dari maskapai Batik Air, kini kisah Nisya memasuki babak baru.

Baca juga: Sosok Puteri Modiyanti, Anak Sandy Harun Disorot di Acara Darma Mangkuluhur, Diklaim Cucu Soeharto

Siapa sangkam jalan untuk mewujudkan mimpinya sebagai pramugari mulai terbuka lebar.

Aeronef Academy, lembaga pelatihan awak kabin ternama, menawarkan pendidikan pramugari gratis bagi Nisya.

Melalui unggahan di akun resmi @aeronefacademy.official di Threads, Aeronef Academy menyampaikan dukungan sekaligus memberikan peluang pendidikan profesional di dunia penerbangan.

“Mungkin Kak Nisa saat ini sedang bersedih, namun Kak Nisa perlu tahu bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat,” tulis Aeronef Academy.

Dalam poster yang dibagikan, Aeronef Academy menegaskan panggilan pendidikan pramugari gratis khusus untuk pemilik nama asli Khairun Nisa ini. “Kami tahu salah satu kewajiban anak berbakti adalah membuat ayah dan ibu bangga. Mari berjuang bersama,” lanjut pesan tersebut.

Aeronef Academy menegaskan ajakannya dengan kalimat tegas, “Aeronef Indonesia memanggilmu!”, sebagai dorongan langsung agar Nisya bergabung dan menempuh pendidikan di lembaga yang terkenal dengan program World Class Cabin Crew Training ini.

Akademi tersebut berlokasi di Kampung Inggris, Pare, Kediri, Jawa Timur, dan fokus pada pengembangan profesionalisme serta kesiapan kerja di industri penerbangan.

Kesempatan ini diharapkan menjadi titik balik bagi Nisya, memberi peluang untuk bangkit, memperbaiki kesalahan, dan mewujudkan impiannya di dunia penerbangan.

Keberadaan Nisya Masih Jadi Teka-teki

Setelah video klarifikasi dirinya viral, keberadaan Nisya sempat menjadi misteri. Warga dan warganet ramai mencari kabar sang gadis, namun rumahnya di Kelurahan Muara Kuang, Ogan Ilir, tampak tertutup rapat.

Hanya beberapa kerabat dekat yang terlihat, yang mengaku mengikuti kabar viral tersebut lewat televisi.

Zarkasih, paman dari ayah Nisya, menjelaskan kondisi keluarga.

“Orang tua Nisya punya rumah di Palembang, tapi kalau sekarang entah mereka pergi ke mana. Rumah di Muara Kuang memang jarang ditempati. Keluarga hanya pulang dua atau tiga bulan sekali,” ujar Zarkasih, Sabtu (10/1/2026).

Mengenai aksi Nisya menyamar sebagai pramugari, Zarkasih mengaku tak mengetahui detailnya.

“Kami terus terang tidak tahu persoalannya apa. Hanya dikasih tahu tetangga kalau Nisya masuk TV. Awalnya saya nangis, apa salah dia. Kami juga tidak menanyakan pada orang tuanya,” jelasnya.

Meski viral karena hal kontroversial, kini Nisya mendapat kesempatan untuk memperbaiki arah hidupnya.

Tawaran pendidikan pramugari gratis ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Nisya untuk meniti karier yang sesungguhnya sesuai dengan mimpinya.

Dengan dukungan Aeronef Academy, jalan Nisya untuk menjadi pramugari profesional terbuka lebar.

Kesempatan ini menjadi pengingat bahwa kegagalan dan kesalahan masa lalu tidak menghalangi seseorang untuk meraih mimpi baru, selama ada keberanian untuk bangkit.

(Sripoku/Tribun Medan/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.