3 Waktu Mustajab untuk Berdoa Di Bulan Rajab yang Sangat Mulia
January 13, 2026 12:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM - Selain dengan memperbanyak dzikir di bulan Rajab.

Memperbanyak memanjatkan doa juga menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk terkabulnya keinginan.

Berikut tiga waktu mustajab berdoa di bulan Rajab. 

 1. Berdoa di Sepertiga Malam

Salat Tahajud adalah salah satu amalan sunah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW
Salat Tahajud adalah salah satu amalan sunah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW (www.queachmad.com)

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا ۝٧٩

Pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud sebagai (suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji. (QS Al Isra: 79)

Waktu berdoa setelah shalat tahajud menjadi waktu yang dangat mustajab.

Selain waktu dini hari yang membuat khusyu dalam beribadah.

Orang-orang yang melaksanakan ibadah shalat tahajud, secara tidak langsug menjadi tamu spesial Allah.

Dan doa yang di panjatkan pada waktu sepertiga malam akan dijamin dikabulkan oleh Allah.

Baca juga: 10 Amalan Sunnah Rasul Sebelum Tidur dan Manfaatnya

 2. Berdoa Setelah Shalat Duha


 Berdoa setelah shalat duha sangat mustajab untuk dikabulkan doanya oleh Allah.

Karena shalat duha merupakan langkah awal untuk menyambut rezeki yag sudah Allah tetapkan untuk hari tersebut.

Dengan shalat duha dapat menjadikan hari seorang hamba menjadi berka dan dipenuhi oleh rasa syukur.

Berikut hadis tentang shalat duha :

"Kekasihku (Rasulullah SAW) telah berwasiat kepadaku tentang tiga perkara agar jangan aku tinggalkan hingga mati: Puasa tiga hari setiap bulan, sholat duha dan tidur dalam keadaan sudah melakukan sholat witir,” (HR. Bukhari dan Muslim).  
 

Baca juga: 3 Basic Dzikir yang Dapat Diamalkan Dalam Kehidupan Sehari-hari

 3. Berdoa Setelah Shalat Wajib

orang sedang berdoa
orang sedang berdoa (Ilustrasi Gambar By AI Gemini)

عن أَبي أمامة رضي الله عنه قَالَ : قيل لِرسولِ اللهِ  صلى الله عليه وسلم: أيُّ الدُّعاءِ أَسْمَعُ ؟ قَالَ : ((جَوْفَ اللَّيْلِ الآخِرِ، وَدُبُرَ الصَّلَواتِ المَكْتُوباتِ))

Abu Umamah radiyallahu ‘anhu mengatakan, “seseorang bertanya kepada Rasulullah ṣallallahu ‘alaihi wasallam, ‘apakah doa yang berpotensi dikabulkan? Maka Rasulullah ṣallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘doa di akhir malam, dan doa setelah salat wajib’.” HR. Tirmizi.

Setelah shalat wajib dianjurkan untuk berdoa dan memperbanyak berdzkir.

Kemungkinan doa untuk dikabulkan sangat kuat.

Karena hati sudah lurus dan lapang dalam shalat, berdoa setelah shalat wajib menjadikan hati yang sudah terhubung saat shalat menjadi lebih terhubung lagi ketika berdoa dan berdzikir.

Baca juga: Dzikir Pagi dan Petang: Langkah Awal Resolusi Spiritual 2026

(MG Dara Anggun Feroynica Dzulhy)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.