Nisya si Pramugari Gadungan Dapat Beasiswa Usai Viral, Aeronef Academy Beri Pelatihan Gratis
January 13, 2026 12:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Aksi Khairun Nisyah (23) yang menyamar sebagai pramugari Batik Air sempat mengguncang jagat media sosial dan mengundang perhatian publik secara luas.

Namun, di balik peristiwa viral yang menuai pro dan kontra itu, tersimpan kisah panjang tentang mimpi yang nyaris runtuh, tekanan batin yang menumpuk, serta rasa tanggung jawab besar terhadap keluarga.

Bagi Nisya, penyamaran tersebut bukan sekadar tindakan ceroboh, melainkan luapan keputusasaan dari seorang anak yang ingin memenuhi harapan orang tuanya.

Baca juga: Alasan Nisya Jadi Pramugari Gadungan, Tutupi Malu Karena Tertipu Rp 30 Juta Dijanjikan Lolos Seleksi

Mimpi Jadi Pramugari dan Beban Harapan Keluarga

Nisya diketahui nekat mengenakan seragam pramugari setelah berada di titik terendah hidupnya.

Ia telah mengeluarkan biaya tidak sedikit sekitar Rp30 juta untuk mengikuti berbagai proses seleksi pramugari. 

Namun, usaha itu tak kunjung membuahkan hasil.

Di sisi lain, harapan keluarga terhadap kelulusannya terus membayanginya.

Rasa malu, kegagalan yang berulang, serta keinginan kuat untuk membanggakan orang tua perlahan menekan kondisi mentalnya. 

Hingga akhirnya, Nisya mengambil jalan yang keliru, mengenakan seragam pramugari dan berbohong demi menutupi kenyataan pahit yang ia hadapi.

Uluran Tangan dari Aeronef Academy

Di tengah situasi yang tampak gelap, secercah harapan justru datang dari arah yang tak terduga.

Nisya kini mendapat tawaran untuk menempuh pendidikan pramugari secara gratis dari Aeronef Academy, sebuah lembaga pelatihan awak kabin yang berbasis di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Melalui unggahan di akun resmi Threads @aeronefacademy.official, pihak Aeronef Academy menyampaikan dukungan moral sekaligus membuka kesempatan pendidikan bagi Nisya.

Unggahan tersebut dengan cepat menyita perhatian publik dan menuai banyak respons positif dari warganet.

Dalam unggahannya, Aeronef Academy menuliskan pesan penuh empati:

“Mungkin Kak Nisa saat ini sedang bersedih, namun Kak Nisa perlu tahu bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat,”

PRAMUGARI VIRAL - Perempuan bernama Nisya (23) jadi viral setelah dirinya ketahuan pakai seragam pramugari atau flight attendant (FA) Batik Air.
PRAMUGARI VIRAL - Perempuan bernama Nisya (23) jadi viral setelah dirinya ketahuan pakai seragam pramugari atau flight attendant (FA) Batik Air. (Istimewa)

Panggilan Khusus untuk Nisya

Tak hanya berupa kata-kata penyemangat, Aeronef Academy juga menyertakan poster khusus yang secara terbuka mengundang pemilik nama asli Khabrun Nisa untuk mengikuti program pendidikan pramugari gratis.

Program ini disebut sebagai bentuk dukungan agar Nisya tetap memiliki kesempatan meraih mimpi yang sempat hampir hancur oleh keadaan.

Dalam poster tersebut tertulis pesan menyentuh:

“Kami tahu salah satu kewajiban anak berbakti adalah membuat ayah dan ibu bangga. Mari berjuang bersama,”

Aeronef Academy pun menegaskan komitmennya dengan kalimat ajakan langsung:

“Aeronef Indonesia memanggilmu!”

Baca juga: Sisi Gelap Kasus Nisya Pramugari Gadungan, Pernah Ditipu Rp30 Juta Dijanjikan Lolos Seleksi

Lembaga Pelatihan Berstandar Dunia

Aeronef Academy dikenal sebagai lembaga pelatihan awak kabin dengan konsep World Class Cabin Crew Training, yang menitikberatkan pada pengembangan profesionalisme, etika pelayanan, dan kesiapan kerja di industri penerbangan.

Lembaga ini berlokasi di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tepatnya di Jl. Soekarno Hatta No. 71b, Bendo Kidul, Bendo, Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur 64225.

Kesempatan ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi Nisya untuk bangkit, memperbaiki diri, dan kembali menata masa depan.

Keberadaan Nisya Masih Misterius

Meski mendapatkan banyak simpati dan dukungan, teka-teki mengenai keberadaan Nisya pasca terbongkarnya penyamaran sebagai pramugari gadungan Batik Air masih menjadi sorotan publik.

Setelah video klarifikasinya viral, Nisya seolah menghilang. Keberadaannya belum diketahui hingga kini.

Pintu, jendela, dan pagar rumah tak terbuka, menandakan keluarga tidak berada di tempat.

Baca juga: Ulah Nisya Jadi Pramugari Gadungan Bikin Batik Air Emosi, Penyamaran Bisa Kikis Kepercayaan Publik

Pengakuan Keluarga di Kampung Halaman

Salah satu kerabat bernama Zarkasih mengungkapkan bahwa orang tua Nisya memiliki rumah di Palembang.

"Orang tua Nisya punya rumah di Palembang. Tapi kalau sekarang entah mereka ini pergi ke mana," kata Zarkasih, Sabtu (10/1/2026).

Zarkasih menjelaskan bahwa dirinya merupakan paman dari ayah Khairun Nisya. Ia menyebut Nisya sebagai cucunya sendiri.

"Ayahnya Nisya itu anak kakak perempun saya. Itu (Nisya) jatuhnya cucu saya," ungkap Zarkasih.

Keluarga yang Jarang Pulang Kampung

Menurut Zarkasih, rumah di Muara Kuang memang jarang ditempati. Keluarga Nisya biasanya hanya pulang kampung sesekali.

"Keluarganya hanya pulang dua atau tiga bulan sekali. Empat hari mudik, setelahnya ke Palembang lagi. Seperti itulah," terang Zarkasih.

Saat ditanya soal aksi Nisya yang mengenakan seragam pramugari, Zarkasih mengaku benar-benar tidak mengetahui persoalan tersebut.

"Kami terus terang tidak tahu persoalannya apa. Hanya dikasih tahu tetangga kalau Nisya masuk TV.

Awalnya saya nangis, apa salah dia (Nisya). Dan kami juga tidak menanyakan pada orang tuanya," tutur Zarkasih.

Harapan Baru di Tengah Luka Lama

Di tengah sorotan, cibiran, dan simpati yang datang bersamaan, kisah Khairun Nisya kini memasuki babak baru.

Tawaran pendidikan pramugari gratis dari Aeronef Academy menjadi harapan segar di tengah luka lama.

Publik pun menanti satu hal: apakah kesempatan ini akan menjadi awal kebangkitan Nisya sebuah cerita tentang jatuh, disalahpahami, lalu bangkit untuk menjemput mimpi dengan cara yang benar.

***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.