TRIBUNNEWS.COM - Sebagai pelatih Timnas Indoneisa, John Herdman telah ditunggu agenda padat pada tahun 2026.
Terdekat, Pasukan Garuda akan menghadapi ajang FIFA Series pada 23–31 Maret 2026.
Timnas Indonesia menjadi salah satu dari total delapan tuan rumah di ajang tersebut.
Di setiap wilayah, FIFA Series akan diikuti oleh empat peserta. Namun masing-masing tim hanya menggelar dua pertandingan saja.
Tim dengan perolehan poin terbaik akan menjadi juara FIFA Series 2026.
Selain Timnas Indonesia, satu peserta pada ajang FIFA Series Jakarta telah tertungkap.
Ialah perwakilan benua Amerika Utara (Concacaf), Saint Kitts and Nevis.
Negara peringkat 154 FIFA itu mengkonfirmasi kehadiran mereka melalui rilis website federasi pada 16 Desember 2025.
Meskipun demikian, belum diketahui secara pasti apakah St. Kitts bakal menjadi lawan dari Pasukan Garuda.
"St. Kitts dan Nevis akan ambil bagian dalam FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia."
"FIFA Series menandai tonggak penting lainnya bagi program tim nasional sepak bola putra senior negara tersebut."
"Turnamen ini akan mempertemukan kita dengan tim-tim dari berbagai konfederasi FIFA, sehingga memberikan pengalaman bertanding di level tinggi," tulis laman Federasi Saint and Nevis pada 16 Desember 2025 lalu.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menatap optimis perjalanan di FIFA Series 2026.
John memandang agenda tersebut merupakan momen pertamanya untuk melakukan evaluasi bersama para pemain Timnas Indonesia.
Sebelumnya, pelatih berpaspor Kanada telah berdiskusi dengan para pemain untuk mengetahui hal apa yang perlu dievaluasi untuk pertemuan terdekat.
"Di langkah pertama saya ingin mengerti dahulu, lalu saya menerapkan strategi dan apa yang perlu ditambahkan," ujar John Herdman dalam acara jumpa pers yang diselenggarakan oleh PSSI di Jakarta, dilansir kanal YouTube PSSI TV pada Selasa (13/1/2026).
"Saya sudah berbicara kepada mereka, dan apa yang perlu dibenahi untuk mencapai target bersama," sambung pelatih 50 tahun.
"Bulan Maret nanti menjadi kesempatan pertama saya melakukan evaluasi bersama tim," jelasnya.
Di ajang perdana John Herdman menangani Timnas Indonesia, terdapat satu pemain naturalisasi yang berpotensi menjalani debut.
Ialah Tim Geypens, pemain milik FC Emmen yang sebenarnya telah mengucap sumpah WNI pada 8 Februari 2025.
Meskipun demikian, pemain sayap kiri itu belum menjalani laga resmi bersama Timnas Indonesia dalam kategori manapun.
Ia baru mencicipi penampilan ketika melakukan seleksi bersama pelatih Indra Sjafri di ajang non resmi, Toulon Cup Prancis, Juni 2024 lalu.
Ketika itu, coach Indra mencari pemain keturunan untuk skuad U20. Geypens sendiri salah satu dari pemain yang menjalani seleksi.
Pemain kelahiran Oldenzaal, Belanda memperoleh empat penampilan dalam lima kesempatan di ajang tersebut.
Sementara itu, ketika telah berstatus sebagai WNI, Tim Geypens belum berjodoh dengan pemanggilan Timnas Indonesia.
Di U20, Tim Geypens melewatkan ajang Piala Asia U20 2025 karena terlambat proses pendaftaran pemain.
Di U23, Tim Geypens terhalang izin klub untuk bergabung di ajang SEA Games Desember 2025 lalu.
Sementara pada level senior, Tim Geypens bukan menjadi opsi pilihan pemain Patrick Kluivert dalam beberapa agenda terakhir.
Baca juga: Patrick Kluivert Hingga Juergen Klopp Jadi Kandidat Pelatih MU Gantikan Ruben Amorim yang Dipecat
Kini, ketika tampuk kepemimpinan beralih ke John Herdman, peluang penampilan dari Tim Geypens kembali terbuka.
Pemain 20 tahun tidak hanya dipanggil Herdman untuk level U23, namun pada agenda terdekat di FIFA Series 2026.
Sejalan dengan itu, Tim Geypens memiliki performa stabil bersama FC Emmen di Eerste Divisie atau Liga 2 Belanda.
Pemain tinggi 184 cm telah mengoleksi 19 penampilan dari 23 kesempatan.
Ia juga dapat menempati multi posisi di sektor kiri, baik sebagai pemain sayap maupun bek.
Tim Geypens turut memiliki insting dalam kontribusi gol dengan perolehan dua gol dan satu assist sejauh ini.
(Tribunnews.com/Bayu Panegak)