Meski demikian, ia memandang perbedaan latar belakang bukan sebagai hambatan, melainkan aset yang harus dimaksimalkan.
Menurut John, budaya menerima keberagaman menjadi fondasi penting dalam membentuk tim yang solid dan kompetitif.
Ia berkaca pada pengalamannya melatih Timnas Kanada pada periode 2018 hingga 2023 yang dihuni pemain dari beragam latar belakang imigran.
Saat itu, ruang ganti Kanada diisi pemain dengan akar Jamaika, Amerika Selatan, Eropa, hingga Inggris tanpa mengaburkan tujuan bersama.
John menekankan bahwa kejelasan visi dan tanggung jawab kolektif menjadi kunci utama dalam membangun identitas tim.
Ia pun menegaskan seluruh pemain memiliki keistimewaan dan tanggung jawab yang sama untuk membela Merah Putih.
(Tribun-Video.com)