Calon Penumpang Lion Air Meninggal Dunia di Bandara Sam Ratulangi Manado
January 13, 2026 04:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang calon penumpang pesawat Lion Air dilaporkan meninggal dunia di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Minggu (11/1/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi di Terminal Keberangkatan, tepatnya di ruang tunggu depan Boarding Gate 3 Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, sekitar pukul 04.10 Wita.

Korban diketahui berinisial MLD (50), seorang laki-laki yang merupakan calon penumpang pesawat Lion Air JT 796 dengan rute Manado–Sorong–Jayapura. 

Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri saat berada di kursi ruang tunggu boarding gate.

Mendapat laporan dari petugas Aviation Security (Avsec), personel Polsek Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado langsung mendatangi lokasi kejadian. 

Saat dilakukan pengecekan awal, korban ditemukan dalam posisi duduk terlentang dengan kepala menghadap ke atas, mulut terbuka, tubuh kaku, wajah membiru, serta tidak memberikan respons.

Petugas kemudian melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Avsec Bandara serta petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP). 

Setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh petugas KKP, korban dinyatakan telah meninggal dunia karena tidak ditemukan denyut nadi maupun respons lainnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) di Kelurahan Lapangan, Kecamatan Mapanget, untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Setibanya di rumah sakit, korban kembali dinyatakan meninggal dunia dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

Pihak kepolisian kemudian menghubungi keluarga korban. 

Istri korban berinisial SW datang ke rumah sakit dan menerima penjelasan terkait kejadian tersebut. 

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat keluhan sakit dada dan gangguan kesehatan sejak beberapa tahun terakhir.

Kapolsek Bandara Sam Ratulangi Manado, Iptu Masry, didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono mengatakan, pihak kepolisian telah bertindak cepat dan profesional dalam menangani kejadian tersebut.

“Begitu menerima laporan dari petugas Avsec, anggota Polsek Bandara langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan TKP, berkoordinasi dengan petugas kesehatan, serta membantu proses evakuasi korban ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan medis awal, korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya,” ujar Iptu Masry.

Sekitar pukul 07.44 Wita, jenazah korban dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget. 

Hingga saat ini, situasi di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado terpantau aman dan kondusif, serta aktivitas penerbangan berjalan normal.

Polsek Bandara Sam Ratulangi Manado memastikan penanganan kejadian dilakukan secara humanis, profesional, dan transparan, serta terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Ren)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.