TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo saat ini masih memiliki pekerjaan besar untuk memperbaiki Jalan Kabupaten yang rusak.
Namun upaya itu terkendala oleh alokasi anggaran yang minim di 2026.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulon Progo, Septi Adi Jati Prabowo, mengatakan alokasi APBD 2026 untuk perbaikan dan pemeliharaan rutin hanya sebesar Rp 20,85 miliar.
"Anggaran tersebut bahkan belum bisa menjangkau 50 persen dari Jalan Kabupaten yang mengalami kerusakan," kata Adi pada wartawan, Selasa (13/01/2026).
Anggaran tersebut hanya mampu untuk penanganan rekonstruksi dan berkala Jalan Kabupaten sepanjang 4,85 kilometer (km).
Sedangkan penanganan pemeliharaan rutin hanya mampu untuk jalan sepanjang 75 km.
Padahal Adi mengatakan ruas Jalan Kabupaten yang rusak di Kulon Progo panjangnya mencapai 251,371 km.
Panjang Jalan Kabupaten di Kulon Progo totalnya mencapai 807,758 km.
"Hampir setiap hari ada laporan dari masyarakat soal jalan rusak dan membuat kami kelimpungan dengan kondisi anggaran minim," ujarnya.
Adi juga menyebut minimnya anggaran membuat pihaknya kesulitan dalam membagi prioritas kegiatan.
Baca juga: Seorang Pemotor Meninggal Dunia Usai Tertabrak Bus AKAP di Temon Kulon Progo
Meski begitu, berbagai upaya tetap dilakukan agar perbaikan Jalan Kabupaten yang rusak bisa dilakukan.
Salah satunya mengusulkan dukungan pembiayaan ke Provinsi DIY hingga pemerintah pusat.
Sumber pembiayaan salah satunya bisa mengandalkan Dana Keistimewaan (Danais) yang dikucurkan pemerintah pusat untuk DIY.
"Usulan tersebut menjadi cara kami dalam mengatasi minimnya anggaran," jelas Adi.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo telah menyatakan komitmennya untuk menjadi perbaikan infrastruktur sebagai program prioritas. Komitmenya sudah tertuang dalam APBD 2026.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulon Progo, Aris Syarifuddin mengatakan Jalan Kabupaten di wilayah Pegunungan Menoreh juga perlu menjadi perhatian.
Sebab ruas jalan yang rusak panjangnya mencapai 59,72 km.
"DPUPKP Kulon Progo memiliki tanggung jawab besar untuk penyelesaian pembangunan jalan di kawasan Menoreh," kata Aris beberapa waktu lalu.(*)