BANGKAPOS.COM -- Ingat Nisya (23) pramugari Batik Air gadungan yang viral beberapa waktu lalu.
Sempat ditipu Rp 30 juta untuk dapat bekerja di maskapai, kini Nisya dapat tawaran sekolah pendidikan pramugari gratis.
Adapun sekolah pramugari yang menawarkan Nisya pendidikan secara gratis adalah Aeronef Indonesia.
Dikutip dari akun Instagram @aeronefacademy.official pada Selasa (13/1/2026), tawaran ini sebagai bentuk empati sekaligus dukungan atas niat baik Nisya untuk membahagiakan orang tuanya.
“Mungkin Kak Nisa saat ini sedang bersedih, namun perlu diketahui bahwa kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari cerita baru yang lebih hebat,” tulis pihak Aeronef Indonesia dalam pernyataan resminya yang diunggah melalui media sosial.
Aeronef Indonesia menilai perjuangan dan semangat Nisya layak mendapatkan jalan yang tepat.
Baca juga: Roby Tremonti Nangis Minta Diundang ke Podcast Denny Sumargo, Tersudut Dituding Grooming Aurelie
Oleh karena itu, lembaga tersebut membuka kesempatan bagi Nisya untuk mewujudkan mimpinya menjadi pramugari melalui jalur pendidikan resmi, lengkap dengan pembekalan ilmu dan sertifikasi yang sah.
“Kami secara resmi memanggil Kak Nisa untuk mengikuti PENDIDIKAN PRAMUGARI (100 persen GRATIS) di Aeronef Indonesia. Kami ingin membantu Kak Nisa mengenakan seragam pramugari yang sesungguhnya dengan cara yang benar,” lanjut pernyataan tersebut.
Pihak Aeronef juga secara khusus meminta Nisya untuk menghubungi mereka secara langsung melalui pesan pribadi Instagram di akun @aeronefacademy.official guna mendapatkan informasi lanjutan terkait proses pendidikan.
Ada kisah pilu dibalik alasan Nisya alias Khabrun Nisa (23) nekat jadi pramugari gadungan.
Ternyata gadis berusia 23 tahun itu pernah kena tipu Rp 30 juta agar bisa bekerja di maskapai.
Gagal dan harus menanggung malu, Nisya terpaksa nyamar jadi pramugari gadungan untuk menutupinya dari keluarga.
Namun aksi Nisya tersebut membuatnya bak sudah terjatuh tertimpa tangga.
Nisya ketahuan membohongi keluarganya dan kini menjadi sorotan publik karena nekat nyamar jadi pramugari.
Adapu kisah pahit yang dialami Nisya ini terungkap saat ia diamankan di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten, setelah penyamarannya terbongkar.
Kanit IV Indag Polres Bandara Soekarno Hatta, Iptu Agung Pujianto, mengatakan kronologi Nisa ditipu saat ia dikenalkan dengan seseorang yang mengaku bisa membuatnya diterima sebagai pramugari.
Agung mengungkapkan bahwa Nisa langsung berangkat dari Palembang ke Jakarta.
Setibanya di Jakarta, Nisa pun bertemu dengan orang yang dimaksud.
"Kemudian datanglah dia ke Jakarta dan ketemu seseorang yang menawarkan (menjadi pramugari) tersebut," kata Agung dalam program Kompas Petang di YouTube Kompas TV, Kamis (8/1/2026).
Dalam pertemuan itu, Nisa diminta membayar uang sejumlah Rp30 juta sebagai syarat bisa menjadi pramugari.
Namun, janji dari orang tersebut tidak kunjung dipenuhi.
"Pada dasarnya dia itu korban yang mana mau masuk (jadi) pramugari lalu menyerahkan uang Rp30 juta tapi berujung gagal."
"Orangnya (yang meminta uang) sudah tidak bisa dihubungi," ujar Agung.
Lantaran terlanjur malu, Nisya pun lantas berpura-pura menjadi pramugari dan memposting foto di media sosialnya dengan mengenakan atribut lengkap.
Adapun maksud dari apa yang dilakukan Nisya yaitu agar keluarganya percaya bahwa dirinya sudah menjadi pramugari.
Bahkan, Agung mengungkapkan Nisya juga sempat berfoto bersama orang tuanya sembari mengenakan atribut pramugari palsu.
"Bahkan sempat memposting di media sosialnya dan berfoto-foto bareng orang tuanya dengan mengenakan pakaian pramugari lengkap," tuturnya.
Nisya sengaja mengenakan atribut lengkap pramugari mulai dari sergam hingga kartu identitas sekolah pramugari dari Batik Air.
Rupanya hal itu dilakukan Nisya karena malu kepada keluarganya di Palembang tidak lolos saat seleksi menjadi pramugari.
Malu karena gagal tes pramugari, Nisya alias Khabrun Nisa (23) nekat nyamar jadi pramugari gadungan.
Ia membeli atribut pramugari lewat toko online untuk membuat kedua orang tuanya bangga.
Nisya sukses menipu kedua orang tuanya yang percaya bahwa anak perempuan mereka merupakan seorang pramugari.
Namun aksi penyamaran Nisya terbongkar setelah keberadaannya dicurigai awak maskapai.
Kini Nisya harus menanggung malu akibat ulahnya tersebut dan menyampaikan permintaan maaf.
Video permintaan maafnya itu kini banyak tersebar di media sosial.
Beriku ucapan maaf yang diungkap olehnya:
"Saya Khairun Nisya, umur saya 23 tahun, asal saya dari Palembang.
Dengan ini saya menyatakan memang benar saya melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang ke Jakarta ID 2058 tanggal 6 Januari 2026.
Saya menggunakan atribut pramugari dan beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air.
Dengan ini saya memohon minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Grup.
Dengan video ini saya membuat dengan pernyataan yang sesungguhnya tanpa paksaan dari pihak manapun," ungkap Nisya.
Ortu kandung Nisya disebut benar-benar percaya bahwa putri mereka menjadi pramugari.
Hal ini terlihat dari video lama Nisya ketika dijemput keluarga di bandara.
Dalam video itu, Nisya tampak mengenakan atribut pramugari.
Ia disambut dengan pelukan hangat orangtua yang mengira Nisya benar menjadi pramugari.
Dalam beberapa foto, terlihat Nisya juga berpose bersama keluarga mengenakan seragam pramugari.
Perempuan bernama Khairun Nisya (23), nekat nyamar jadi pramugari Batik Air gadungan.
Ia lolos terbang dari Palembang ke Jakarta karena disangka sebagai extra crew.
Penampilan Nisya meyakinkan petugas lantaran ia mengenakan seragam lengkap pramugari Batik Air.
Nisya terlihat mengenakan atasan kebaya putih khas awak kabin, dipadukan dengan rok batik merah tua.
Rambutnya disanggul rapi, menciptakan kesan profesional yang sulit dibedakan dari pramugari asli.
Tak hanya soal busana, ia juga membawa koper dan tas perjalanan bermerek Batik Air atribut yang belakangan diketahui sebagai barang palsu.
Penampilannya yang total inilah yang membuat banyak orang tak menaruh curiga.
Berhasil menipu banyak orang, lantas apa motif Nisya nyamar jadi pramugari gadungan?
Terungkap motif Nisya alias KN nekat menyamar jadi pramugari palsu Batik Air.
Dikutip dari Kompas.com, Nisya alias KN mengaku sempat mendaftar sebagai pramugari di Batik Air, namun tidak lolos.
Merasa malu dengan kegagalan itu, ia nekat menyamar menjadi pramugari dengan membeli atribut pramugari Batik Air secara online.
Hal ini dilakukannya agar orangtua di Palembang percaya bahwa ia sudah bekerja sebagai pramugari.
"Yang bersangkutan mengenakan baju maskapai dalam rangka supaya keluarganya percaya," ungkap Kasat Reskrim Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono.
Adapun KN mendapatkan seragam, beserta atribut Batik Air lainnya, seperti name tag dan koper itu melalui online shop.
Kemudian, ia gunakan saat menuju bandara di Palembang.
Setibanya di bandara, KN mengaku pada polisi ingin berganti pakaian.
Namun karena waktunya tidak cukup, sehingga ia tetap naik pesawat dengan seragam tersebut.
"Jadi kalau pengakuannya dia sebenarnya setelah sampai Bandara di Palembang itu dia mau ganti, namun karena waktunya mepet sehingga dia naik pakai seragam itu ke pesawat sampai ke bandara Soekarno-Hatta," kata dia.
Selama pemeriksaan, polisi menyebut tidak ditemukan indikasi tindak pidana apapun terhadap perempuan itu. Begitupula dengan potensi pelanggaran lainnya.
Oleh sebab itu, pihak Batik Air disebut tidak melanjutkan proses hukum dan memilih menyelesaikan persoalan dengan kesepakatan damai.
“Batik Air tidak melakukan penuntutan. Namun bersangkutan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya dan menyita semua atribut Batik Air yang dipakai,” ucap Yandri.
Baca juga: Sosok Roby Tremonti, Diduga Teror Aurelie Moeremans, Pernah Paksa Nikah hingga Dugaan KDRT
Aksi Nisya jadi pramugari palsu viral berawal dari unggahan akun X bernama @ndymanoballl pada Selasa (7/1/2026).
Akun tersebut memperingatkan publik tentang adanya Fligth Attendant (FA) palsu yang mengaku sebagai awak kabin Batik Air.
“Hati-hati FA gadungan/ Fake FA. Gila mbanya energinya banyak banget nyamar jadi pramugari, orang ini mengaku sebagai cabin crew."
"Mba plis jangan halu kalau mau jadi mugari, ikut recrutment, belajar jangan halu," tulis akun tersebut.
Bersama dengan cuitan itu, @ndymanoballl ikut menyertakan empat buah foto yang memperlihatkan penyamaran sempurna Nisya.
Nisya tak ada bedanya dengan pramugari asli lantaran ia melengkapi diri dengan atribut selayaknya pramugari sungguhan.
Ia tampil memakai seragam berwarna putih dengan bawahan batik merah, lengkap beserta tanda pengenal yang kerap dipakai awak kabin.
Rambutnya pun disanggul rapi selayaknya pramugari asli.
Bahkan Nisya membawa serta koper besar yang membuat ia semakin mirip dengan pramugari.
Trik yang dilakukan Nisya ternyata berhasil hingga membuatnya naik pesawat dengan penampilan sebagai pramugari.
Nisya memang membeli sendiri tiket penumpang, tapi penampilannya membuat ia disangka sebagai extra crew.
Penyamarannya terbongkar ketika Nisya tak bisa menjawab pertanyaan dasar sebagai awak kabin.
“Ini orang bisa onboard karena beli tiket dikira mungkin extra crew tapi pas ditanya ngangngong alias gak bisa jawab, mana idcardnya beda sendiri id 15 sebelum masehi? Pas landing udah ditunggu avsec," tulisnya.
Baca juga: Sosok 7 Mantan Aurelie Moeremans, Mulai dari Roby Tremonti, Ciccio Manassero, hingga Tyler Bigenho
Setelah viral, Nisya melakukan klarifikasi dan permintaan maaf terkhusus kepada Batik Air.
Video permintaan maafnya itu kini banyak tersebar di media sosial.
Beriku ucapan maaf yang diungkap olehnya:
"Saya Khairun Nisya, umur saya 23 tahun, asal saya dari Palembang.
Dengan ini saya menyatakan memang benar saya melakukan penerbangan Batik Air rute Palembang ke Jakarta ID 2058 tanggal 6 Januari 2026.
Saya menggunakan atribut pramugari dan beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air.
Dengan ini saya memohon minta maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Grup.
Dengan video ini saya membuat dengan pernyataan yang sesungguhnya tanpa paksaan dari pihak manapun," ungkap Nisya.
Parahnya, Nisya diduga turut menipu keluarganya sendiri.
Ortu kandung Nisya disebut benar-benar percaya bahwa putri mereka menjadi pramugari.
Hal ini terlihat dari video lama Nisya ketika dijemput keluarga di bandara.
Dalam video itu, Nisya tampak mengenakan atribut pramugari.
Ia disambut dengan pelukan hangat orangtua yang mengira Nisya benar menjadi pramugari.
Dalam beberapa foto, terlihat Nisya juga berpose bersama keluarga mengenakan seragam pramugari.
(Bangkapos.com/Sripoku.com/TribunTrends.com)