SURYA.co.id - Kehadiran asisten pelatih Cesar Meylan dan keluarga John Herdman dalam konferensi pers PSSI menegaskan komitmen penuh sang pelatih anyar Timnas Indonesia, bahwa dukungan tim dan keluarga adalah fondasi penting menuju target Piala Dunia 2030.
John Herdman resmi diperkenalkan PSSI sebagai pelatih baru Timnas Indonesia. Acara berlangsung di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Pelatih asal Inggris itu datang menggantikan Patrick Kluivert. Kluivert sebelumnya mengakhiri kerja sama dengan PSSI pada Oktober 2025.
Herdman tidak hadir seorang diri. Ia datang bersama asisten pelatih Cesar Meylan dan keluarganya.
Langkah ini menunjukkan komitmen penuh Herdman. Ia ingin membangun fondasi kuat sejak awal.
Dalam konferensi pers, Herdman menegaskan pentingnya dukungan keluarga. Baginya, keluarga adalah energi tambahan.
“Tekanan itu adalah privilege. Anda datang ke sebuah organisasi, memimpin tim, lalu memikul negara ini,” ujar Herdman.
Baca juga: Target Piala Dunia 2030, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Tegaskan Tekanan adalah Hadiah
Ia menambahkan bahwa dukungan keluarga membuatnya lebih tenang. Meylan pun disebut sebagai sosok penting dalam strategi tim.
“Itu bisa menjadi kutukan, tapi bisa juga jadi berkat justru buat kami. Kami akan memandang tekanan itu sebagai kesempatan besar,” kata Herdman.
Kehadiran Meylan memperkuat struktur kepelatihan. Ia akan membantu Herdman membangun mentalitas juara.
Selain itu, keluarga Herdman ikut hadir sebagai simbol dukungan moral. Mereka menjadi bagian dari perjalanan panjang ini.
Target besar langsung menanti Herdman. Ia diminta membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Herdman menegaskan bahwa tekanan akan ia wariskan kepada pemain sebagai motivasi. Ia ingin para pemain melihat tekanan sebagai hadiah.
“Kita akan mengoptimalisasikan itu menjadi sebuah anugerah untuk kita semua. Akan jadi sebuah kesempatan yang besar jika saya melanjutkannya dan memberikannya kepada para pemain. Karena saya menikmati momen ini,” katanya.
“Saya akan mengatakan kepada para pemain bahwa tekanan itu sebuah anugerah,” ucap Herdman.
Ia menegaskan tidak takut dengan tekanan suporter. Justru ia ingin mendengarkan suara mereka.
Namun, Herdman mengingatkan bahwa lolos ke Piala Dunia bukan proses instan. Ia menekankan pentingnya tahapan.
Cesar Meylan bukan sosok asing bagi Herdman. Keduanya telah lama bekerja sama, termasuk saat membawa Kanada ke Piala Dunia 2022.
Meylan dikenal sebagai figur penting di balik konsistensi fisik skuad Kanada. Ia berusia 41 tahun dan memiliki gelar PhD di bidang High Performance Manager.
Baca juga: Profil Justin Hubner Bek Timnas yang Lamar Jennifer Coppen, Punya Karier Mentereng di Eropa
Kariernya dimulai sebagai pemimpin performa fisik timnas wanita Kanada pada 2011 hingga 2018. Dalam periode itu, Kanada meraih medali perunggu Olimpiade London 2012 dan Rio 2016, serta emas Pan-American Games 2011.
Setelah sukses bersama timnas wanita, Meylan dipromosikan menjadi kepala pelatih fisik timnas Kanada pada 2018 hingga 2023. Ia kemudian menjabat direktur kesehatan dan performa fisik, memimpin tim medis, sport science, nutrisi, dan analisis data.
Prestasi penting Kanada selama periode tersebut mencakup partisipasi di Piala Dunia 2022 dan keberhasilan di Gold Cup 2023.
Ketika Herdman hijrah ke Toronto FC, Meylan kembali dipercaya ikut bergabung. Hal ini menegaskan hubungan profesional yang kuat di antara keduanya.
Keahlian Meylan mencakup manajemen beban pemain berbasis GPS, data denyut jantung, rehabilitasi, standardisasi tes fisik, hingga pengembangan kerangka performa untuk tim nasional usia muda.
PSSI menegaskan dukungan penuh untuk Herdman dan Meylan. Suporter pun berharap kombinasi keduanya bisa membawa Garuda terbang lebih tinggi.