Potensi Gelombang Tinggi BMKG 13-16 Januari 2026: Kecepatan Angin Tinggi Terpantau di Pasifik
January 13, 2026 07:30 PM

TRIBUNNEWS.COM - Inilah peringatan dini gelombang tinggi untuk 13-16 Januari 2026.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis potensi gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Indonesia.

Bibit Siklon Tropis 91W di Samudra Pasifik utara Papua yang terpantau BMKG memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang.

Baca juga: Potensi Cuaca Ekstrem BMKG Rabu 14 Januari 2026 Besok: Jabar-Jatim Berpotensi Hujan Sangat Lebat

Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter:

- Selat Malaka bagian utara 

- Samudra Hindia barat Aceh 

- Samudra Hindia barat Kep. Nias 

- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai 

- Samudra Hindia barat Bengkulu 

- Samudra Hindia barat Lampung 

- Samudra Hindia selatan Banten 

- Samudra Hindia selatan Jawa Barat 

- Samudra Hindia selatan Jawa Tengah 

- Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta 

- Samudra Hindia selatan Jawa Timur 

- Samudra Hindia selatan Bali 

- Samudra Hindia selatan NTB 

- Samudra Hindia selatan NTT 

- Laut Natuna Utara 

- Selat Karimata bagian utara 

- Selat Karimata bagian selatan 

- Laut Jawa bagian barat 

- Laut Jawa bagian tengah 

- Laut Jawa bagian timur 

- Selat Makassar bagian selatan 

- Laut Bali 

- Laut Sumbawa 

- Laut Flores 

- Laut Banda 

- Laut Sulawesi bagian timur 

- Laut Maluku 

- Laut Arafuru bagian Utara

- Laut Seram

Saran Keselamatan dari BMKG

Berisiko terhadap keselamatan pelayaran:

- Perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter
- Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter

Tinggi Gelombang 2,5-4,0 Meter Berpeluang Terjadi di:

- Samudra Pasifik utara Maluku 

- Samudra Pasifik utara Papua Barat 

- Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya 

- Samudra Pasifik utara Papua 

- Laut Arafuru bagian tengah 

- Laut Arafuru bagian timur

Saran Keselamatan

Berisiko terhadap keselamatan pelayaran:

- Perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 m
- Kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter
- Kapal feri apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang 2,5 meter

(Tribunnews.com, Renald)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.