Jangkau 2.450 Siswa Tak Mampu di Jatim, Gubernur Khofifah akan Tambah 8 Titik Sekolah Rakyat di 2026
January 13, 2026 07:32 PM

 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akan menambah delapan titik Sekolah Rakyat baru di tahun 2026.

Kedelapan titik baru itu akan menambah 26 Sekolah Rakyat yang telah beroperasi di Jatim.

Baca juga: Mensos Gus Ipul Targetkan Bangun 104 Gedung Permanen Sekolah Rakyat di 2026

“Saat ini semua sedang berproses dan akan menambah titik Sekolah Rakyat di Jatim. Ini menjadi tonggak penting penguatan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Indonesia yang rekrutmennya dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN),” tegas Gubernur Khofifah, Selasa (13/1/2026).

Ditegaskannya penyelenggaraan Sekolah Rakyat adalah bagian dari cara memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Anak-anak bisa menuntut ilmu di sekolah berasrama yang seluruh kebutuhan siswa semuanya di tanggung negara,” terangnya.

Jumlah Terbanyak di Indonesia

Lebih lanjut Gubernur Khofifah menegaskan bahwa saat ini Jawa Timur tercatat sebagai provinsi dengan jumlah Sekolah Rakyat terbanyak se-Indonesia.

Dari 166 titik Sekolah Rakyat yang telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto, 26 di antaranya adalah Sekolah Rakyat yang dimiliki Provinsi Jawa Timur.

Di bawah Jawa Timur, terbanyak kedua ada Jawa Barat dengan 20 titik SR, disusul provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 16 titik SR, kemudian Jawa Tengah sebanyak 14 titik SR serta di posisi kelima ada provinsi Aceh ada sebanyak 8 titik SR.

“Dari total 166 SR seluruh Indonesia, Jawa Timur menduduki posisi pertama dengan 26 SR. Ini jadi bukti komitmen kesungguhan Jawa Timur mendukung program prioritas Presiden,” kata Gubernur Khofifah.

Ia menyebut total sebanyak 26 SR di Jatim seluruhnya sudah beroperasi.

Hal ini menunjukkan bukti nyata komitmen dan kesungguhan Jawa Timur mendukung program prioritas Presiden.

Pendidikan merupakan cara efektif memutus mata rantai kemiskinan.

“Dari 26 SR di Jawa Timur tersebut terdapat 2.450 siswa yang sudah menuntut ilmu di Sekolah Rakyat. Terima kasih kepada Menteri Sosial RI dan  semua pihak maupun elemen yang sudah ikut berkontribusi dalam program SR di Jatim,” jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah mengatakan Jawa Timur sangat gencar memasifkan program Sekolah Rakyat.

Pihaknya meyakini sekolah rakyat akan mampu mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus efektif memutus mata rantai kemiskinan.

“Ke depan kami terus ikhtiarkan lagi supaya bisa lebih banyak anak-anak mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, inklusif, adil dan berpihak pada masyarakat rentan,” imbuhnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.