Grid.ID - Eva Manurung tak rela jika Insanul Fahmi tinggal serumah dengan anak-anak Inara Rusli. Ibunda Virgoun tersebut mengungkapkan kekhawatirannya dan meminta suami siri Inara itu segera angkat kaki.
Skandal pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi kian memanas. Kali ini, ibunda Virgoun, Eva Manurung, ikut berkomentar melihat kelakuan mantan menantunya yang nekat merebut suami orang.
Ditambah lagi, belakangan muncul pula isu bahwa Inara dan Insan nekat melakukan hubungan suami istri di rumah harta gono-gini Virgoun. Amarah Eva Manurung pun kian memuncak saat mengetahui Insan ikut tinggal di rumah yang seharusnya menjadi tempat ternyaman cucu-cucunya.
Dalam bincang-bincang bersama Tessa Mariska, wanita paruh baya itu menangis memikirkan nasib cucunya yang terkena imbas skandal Inara Rusli. Ia menilai tekanan di lingkungan rumah tangga bisa berdampak buruk bagi mental anak-anak, terutama ketika mereka mulai beranjak remaja.
"Kasihan beban mental cucu-cucu gue. Mereka itu tahu lho, dengar omongan orang," kata Eva Manurung dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Senin (12/1/2026).
"Gimana kalau kalian kayak saya? Mungkin kayak gimana sih nasibnya cucu-cucu saya ini kemudian hari?" lanjutnya.

Dengan tegas Eva Manurung pun meminta agar cucunya tak tinggal seatap dengan suami baru Inara. Bukan tanpa alasan, Eva merasa hal tersebut dianggap tak layak lantaran cucu pertamanya, Starla, kini sudah beranjak dewasa.
"Cucu saya sudah beranjak dewasa, nggak bisa ada laki-laki lain (di rumah) nggak bisa," ujar Eva Manurung.
Eva pun meminta Inara Rusli dan Insanul Fahmi untuk angkat kaki dari rumah yang kabarnya masuk ke daftar harta gono-gini sang aktris dengan Virgoun.
"Mereka harus cabut dari situ, cari tempat yang lain, karena kan cucuku udah remaja."
"(Rumah yang ditempati Inara saat ini) gana-gini, untuk anak-anak kalau sudah usia 21 tahun nanti," ujarnya.
Lebih lanjut, Eva Manurung pun mengingatkan Inara Rusli bahwa rumah yang kini ditempatinya adalah hak anak-anaknya. Rumah dan mobil tersebut dibeli untuk menunjang fasilitas anak-anak dan aset bagi mereka di masa depan.
"Rumah itu sebenarnya gono-gini untuk anak nanti di saat umur 21 tahun. Itu hak anak-anak. Tidak diperkenankan untuk dijual," kata ibunda Virgoun itu.
Menurut Eva, saat meninggalkan rumah, Virgoun tidak membawa harta apa pun selain pakaian yang melekat di badan. Keputusan itu diambil demi memastikan kebutuhan anak-anak tetap terpenuhi.
"Virgoun cuma bawa dompet, pakai celana pendek, pakai sandal, cabut dari rumah. Mobil satu ditinggal buat anak-anak," pungkas Eva.