TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Warga di wilayah Badung Selatan sempat panik beberapa hari kemarin, pasalnya Water Meter (WM) milik Perumda Tirta Mangutama Badung atau lebih dikenal dengan PDAM hilang dicuri.
Tercatat sudah sudah ada 69 WM milik pelanggan Perumda Tirta Mangutama yang dilaporkan hilang.
Menanggapi kondisi tersebut, Perumda menyatakan keprihatinannya sekaligus memastikan telah mengambil berbagai langkah pengamanan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Baca juga: Bupati Badung Pantau Langsung Penanganan Banjir, Normalisasi Tukad Pungut Bali Jadi Prioritas
"Benar, kami menerima laporan adanya kehilangan Water Meter di beberapa lokasi. Atas kejadian ini, kami menyampaikan keprihatinan dan terus berupaya meningkatkan pengamanan," ujar Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa, Rabu (13/1).
Sebagai bentuk tanggung jawab dan upaya pencegahan kata Suyasa, Perumda telah dan sedang melakukan sejumlah langkah strategis.
Di antaranya peningkatan pengawasan oleh petugas lapangan, khususnya di wilayah yang dinilai rawan terjadi kehilangan Water Meter.
Selain itu, Perumda juga melakukan koordinasi dengan aparat lingkungan setempat guna meningkatkan kewaspadaan serta keamanan di lingkungan pelanggan.
"Saat ini kita juga melakukan pemasangan alat pengaman Water Meter secara bertahap sebagai langkah preventif agar Water Meter lebih sulit untuk dilepas atau dicuri," bebernya
Meski demikian, Perumda menegaskan bahwa upaya pengamanan tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dari pelanggan.
Untuk itu, Perumda mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif menjaga Water Meter yang terpasang di rumah maupun lingkungan masing-masing.
Baca juga: Puluhan Water Meter Pelanggan PDAM Badung Diembat Maling, Ini Yang Dilakukan Perumda Tirta Mangutama
Pelanggan juga diminta memastikan posisi Water Meter berada di tempat yang aman serta segera melaporkan kepada pihak Perumda apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar instalasi Water Meter.
"Partisipasi aktif pelanggan sangat kami harapkan agar kejadian serupa dapat diminimalkan," ucapnya.
Sementara Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Made Suarsa menambahkan saat ini sudah ada 69 WM yang dilaporkan hilang ke Perumda.
Banyaknya jumlah WM yang hilang sudah dipastikan karena ada yang mencuri.
"Untuk kerugian itu, kita dari perumda yang menanggung. Kita sudah ganti WM yang hilang tersebut," jelasnya.
Pihaknya menambahkan pengamanan WM juga saat ini sudah dilakukan secara bertap. Pihaknya memasang besi pada WM dengan empat penyangga besi.
Baca juga: Pedagang Pelataran Kumbasari Masih Berjualan di Pasar Badung Bali, Pengembalian Harus Melalui Kajian
Dengan pengamanan ini diharapkan WM tidak mudah diambil orang yang tidak dikebal.
"Jadi pengamanannya ada besi penyangga empat buah. Minimal kalau dicuri, pencuri harus memotong empat batang besi hingga membutuhkan waktu lama, dengan waktu itu kita harap pemilik cepat tau, sehingga bisa digagalkan," jelasnya sembari berharap mudah-mudahan si tidak ada kasus serupa lagi.
Lebih lanjut dirinya mengaku akan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta perlindungan terhadap aset pelanggan.
"Pemasangan pengamanan akan kita lakukan pada WM yang lokasinya rawan dulu. Karena masih dilakukan pembuatan besi pengamanannya," imbuhnya. (gus)