SURYAMALANG.COM, BATU - GNT (31) asal Dusun Krajan, Kelurahan Ngingit, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang yang merupakan pelaku pencurian kotak amal di Masjid Putih Daarusshalikhin Jalan Patimura Kecamatan Batu, Kota Batu pada Senin (12/1/2026) kemarin akhirnya dilepaskan.
GNT tak ditahan dan kasus ini berakhir damai setelah pihak takmir masjid memaafkan perbuatan pelaku dengan beberapa syarat.
Selain itu nominal uang yang dicuri juga dinilai sangat sedikit, yakni Rp 47.000.
Uang di kotak amal masjid selalu diambil oleh takmir masjid setiap sore setiap harinya. Sehingga saat pelaku mencuri kotak amal kemarin, nominal uang yang diperoleh tak seberapa.
Baca juga: Pria Asal Tumpang Malang Ditangkap Warga Saat jadi Maling Kotak Amal di Masjid Putih Kota Batu
Dalam surat pernyataan yang ditandatangi pelaku dan takmir masjid, pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi dan jika dikemudian hari pelaku terbukti kembali mencuri, akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Setelah dilakukan pemeriksaan di Polsek Batu kami takmir Masjid memutuskan untuk damai. Pihak kepolisian sudah menyampaikan yang dilakukan pelaku ke pihak desa tempat dia tinggal dan juga ke pihak keluarga untuk dilakukan pembinaan di rumah dan di desanya agar tidak mengulangi lagi,” kata Koordinator Humas dan Sosial Masjid Putih Daarusshalikhin Batu, Parno Muttaqien kepada Suryamalang.com, Selasa (13/1/2026).
Parno menjelaskan, pelaku mengaku baru sekali itu melakukan pencurian dan saat ditanya motif nekat mencuri uang kotak amal di masjid karena alasan ekonomi.
“Bilangnya untuk membeli makanan. Tapi kami juga tidak tahu bagaimana nyatanya. Yang jelas setelah diperiksa kemarin langsung dipulangkan ke alamat perangkat desa di sana,” jelasnya.
Aksinya dipergoki warga yang rumahnya berada di depan masjid saat mencongkel kotak amal sekitar pukul 08.30 Wib.
Tak hanya dipergoki warga, aksinya juga terekam CCTV yang terpasang di dalam masjid.
Mendapati gerak gerik mencurigakan pelaku, seorang pria yang merupakan warga setempat langsung mendatangi pelaku dan menghadiahi bogem mentah yang mengakibatkan hidung pelaku berdarah.
Usai menangkap pelaku, warga langsung melaporkan kejadian itu ke polisi dan pelaku digelandang petugas ke Polsek Batu.