Karanganyar (ANTARA) - Atlet para renang Indonesia Jendi Pangabean antusias untuk tampil dalam ASEAN Para Games (APG) Thailand 2025, pada 20-26 Januari, karena akan ditonton langsung oleh keluarga, yakni orang tua, istri, dan anak.

Dia mengungkapkan, motivasinya semakin tinggi, karena untuk pertama kalinya orang tua, istri, dan anaknya akan menonton langsung perjuangannya dalam ajang internasional se-Asia Tenggara tersebut.

"APG di Thailand nanti merupakan partisipasi yang ketujuh bagi saya," kata Jendi usai berlatih di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa.

Terkait tantangan pertandingan nanti, dia menyadari ajang kali ini akan lebih ketat. Sebab, selain target juara umum dari tuan rumah, sejumlah nomor andalan tim para renang Indonesia juga tidak dipertandingkan dalam edisi kali ini.

Pria berumur 35 tahun itu mengaku, kondisi fisiknya tidak lagi seperti 10 tahun lalu, meski komitmennya tetap tinggi guna menjaga konsistensi penampilan.

Atlet asal Sumatera Selatan (Sumsel) itu menilai, pengalaman bertanding di berbagai edisi ASEAN Para Games menjadi modal penting dalam menghadapi tekanan kompetisi.

Selain persiapan fisik, dia juga menaruh perhatian besar terkait kesiapan mental.

Menurut dia, banyak faktor tak terduga yang bisa memengaruhi performa atlet saat pertandingan, sehingga pengelolaan pola pikir menjadi kunci agar tetap fokus pada target.

Dukungan keluarga menjadi sumber energi tersendiri bagi atlet langganan medali itu.

Atlet para renang Indonesia Jendi Pangabean (kiri), berlatih untuk persiapan menghadapi ASEAN Para Games Thailand 2025, di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI), Delingan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Selasa (13/1/2026). ANTARA/Donny Aditra

Jendi menambahkan, waktu berkumpul bersama istri dan anak dimanfaatkannya untuk mengisi kembali semangat, setelah menjalani rutinitas latihan dan persiapan panjang menuju Thailand.

"Walaupun ada beban dan tantangan, target kami tetap sama, yaitu tampil maksimal dan berusaha meraih emas untuk Indonesia," ujar dia.

Pada ASEAN Para Games terakhir di Kamboja, Jendi tampil gemilang dengan meraih enam medali emas, termasuk dari nomor 100 meter punggung, 100 meter kupu-kupu, dan 400 meter bebas.

Di Thailand nanti, dia dijadwalkan turun di lima nomor lomba.

Melalui dukungan penuh keluarga yang hadir langsung di arena, Jendi berharap dapat kembali menyumbangkan prestasi terbaik bagi Indonesia, sekaligus mempersembahkan kebanggaan bagi orang-orang terdekatnya.