Anggaran Nihil, Pemasangan Stiker Miskin Penerima Bansos di Rejang Lebong Ditunda
January 13, 2026 07:54 PM

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Pemkab Rejang Lebong melalui Dinas Sosial (Dinsos) belum dapat merealisasikan rencana pemasangan stiker masyarakat miskin bagi rumah penerima bantuan sosial (bansos). 

Program pemasangan stiker penerima bansos ditunda lantaran belum tersedianya anggaran, menyusul kebijakan efisiensi anggaran daerah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Hambali, membenarkan penundaan tersebut.

Ia menjelaskan, dalam kondisi efisiensi anggaran, pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian dan memprioritaskan pembiayaan pada program-program yang dinilai lebih mendesak dan langsung menyentuh masyarakat.

Hambali menyebutkan, pemasangan stiker penerima bansos sebelumnya dirancang sebagai langkah transparansi dan pengawasan sosial.

Dengan adanya penandaan bagi rumah penerima bansos, masyarakat diharapkan dapat ikut mengawasi penyaluran bantuan agar tepat sasaran.

“Rencana pemasangan stiker penerima bantuan sosial memang sempat kami siapkan. Namun karena keterbatasan anggaran dan adanya efisiensi, pelaksanaannya belum bisa dilakukan saat ini,” ungkap Hambali.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penundaan tersebut bersifat sementara.

Program pemasangan stiker penerima bansos tetap akan dievaluasi dan direncanakan untuk kembali diusulkan apabila kondisi keuangan daerah sudah memungkinkan.

“Ke depan, rencana ini tetap akan kami kaji dan usulkan kembali, tentu dengan melihat kemampuan anggaran dan skala prioritas pemerintah daerah,” tambahnya.

Hingga kini, rencana pemasangan stiker penerima bansos belum masuk dalam alokasi anggaran, sehingga belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, wacana pemasangan stiker penerima bantuan sosial mencuat di tengah sorotan publik terkait akurasi data bansos.

Masih ditemukannya penerima yang dinilai tidak sesuai kriteria menjadi salah satu latar belakang munculnya gagasan penandaan rumah sebagai bentuk kontrol sosial.

Bahkan dengan rencana saja, sudah banyak penerima bantuan yang mengajukan pengunduran diri secara mandiri. 

"Kita wacanakan lagi untuk kedepannya, karena kita ingin bantuan sosial benar-benar tepat sasaran," ujar Hambali. 

Baca juga: Iwan Badar Jabat Sekda Rejang Lebong, Wabup Hendri Tekankan Tanggung Jawab

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.