UIN Saizu Gelar Orientasi PPPK Tahap II Formasi 2024 Perkuat ASN Digital
January 13, 2026 07:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto menyelenggarakan kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024, di Hall Perpustakaan UIN Saizu Purwokerto, pada Selasa (13/1/2026). 

Kegiatan tersebut diikuti 50 peserta PPPK dari berbagai unit kerja di lingkungan kampus. Orientasi ini diselenggarakan Tim Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum (OKH) UIN Saizu yang diketuai Astuti Istikaroh. Kegiatan bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada PPPK mengenai sistem kepegawaian, hak dan kewajiban sebagai aparatur sipil negara.

Selain itu, untuk pengenalan berbagai sistem informasi kepegawaian yang digunakan di UIN Saizu. Astuti Istikaroh selaku Ketua Tim OKH memandu jalannya kegiatan sejak pembukaan hingga sesi diskusi. Dalam sambutannya, Astuti menekankan bahwa orientasi ini merupakan tahap awal yang penting bagi PPPK dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya di lingkungan UIN Saizu.

“PPPK merupakan bagian integral dari ASN yang memiliki tanggung jawab dalam mendukung kinerja institusi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap aturan, disiplin kerja, serta sistem kepegawaian menjadi hal yang tidak terpisahkan,” ujarnya.

Astuti juga mengingatkan para peserta bahwa ke depan mereka akan mengikuti pelatihan lanjutan yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Balai Diklat Semarang. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses pelatihan tersebut dengan baik hingga dinyatakan lulus. 

Kegiatan orientasi berlangsung secara interaktif, dengan antusiasme peserta yang terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab dan diskusi selama pemaparan materi. Materi orientasi dilanjutkan dengan penjelasan dari Kholil Arkham yang mengulas secara komprehensif terkait ketentuan gaji dan tunjangan PPPK. 

Selain itu, ia juga memaparkan hak-hak PPPK sebagai ASN, di antaranya hak cuti, pengembangan kompetensi, penghargaan, serta perlindungan. Dalam sesi ini turut dijelaskan kewajiban ASN, ketentuan jam kerja, serta jenis dan mekanisme hukuman disiplin yang perlu dipahami oleh seluruh PPPK.

Pada sesi berikutnya, Vanndam Harjanu memaparkan pemanfaatan sistem informasi kepegawaian internal UIN Saizu, yaitu Me-Up dan SIM-OKH. Vanndam menjelaskan tata cara presensi kehadiran, pengisian Laporan Capaian Kinerja Harian (LCKH), mekanisme absensi saat cuti maupun dinas luar, serta pengenalan SIM-OKH versi terbaru yang saat ini sedang dikembangkan.

“Tim OKH UIN Saizu tengah mendorong digitalisasi layanan kepegawaian agar berbagai pengajuan administrasi, seperti cuti dan layanan kepegawaian lainnya, dapat dilakukan secara digital dan lebih efisien,” jelasnya.

Selanjutnya, Ipung Nurdianto menyampaikan materi mengenai penggunaan SIMPEG 5 atau SIMSDM Kementerian Agama serta aplikasi PUSAKA versi 3 yang menjadi bagian dari sistem kepegawaian nasional. 

Sementara itu, Silahul Muthmainnah mengajak para peserta untuk melakukan praktik langsung dengan mengakses MyASN serta mempelajari pengisian Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) melalui aplikasi e-Kinerja.

Melalui kegiatan orientasi PPPK Tahap II Formasi 2024 ini, UIN Saizu Purwokerto berharap seluruh PPPK mampu memahami sistem kerja ASN secara utuh, beradaptasi dengan tata kelola kepegawaian berbasis digital, serta berkontribusi secara profesional dalam mendukung peningkatan kinerja dan pelayanan institusi. (***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.