BANGKAPOS.COM,BANGKA - BPBD Provinsi Bangka Belitung kembali mengeluarkan peringatan dini, terhadap cuaca ekstrem yang masih akan terjadi hingga Rabu (14/1/2026) besok.
Hal ini merujuk pada data yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kelas 1 Depati Amir Pangkalpinang pada 12 hingga 14 Januari 2026.
Kepala BPBD Bangka Belitung Budi Utama mengatakan cuaca ekstrem tersebut dipicu oleh dinamika atmosfer, salah satunya fenomena gelombang atmosfer MJO dengan siklus 30 hingga 60 hari.
"Belokan angin serta perlambatan pergerakan massa udara turut memicu pertumbuhan awan hujan, yang berpotensi menyebabkan hujan sedang hingga lebat dengan durasi cukup lama," ujar Budi Utama, Selasa (13/1/2026).
Sejak Senin (12/1/2026) pihaknya juga telah menetapkan status waspada, terhadap sejumlah Kabupaten/Kota khususnya di Pulau Belitung.
"BMKG sudah mengeluarkan peringatan dini, saat ini statusnya masih waspada. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Pulau Bangka dan Belitung, termasuk Belitung Timur," ucapnya
Lebih lanjut pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat, untuk dapat berhati-hati guna mengantisipasi kejadian yang tak diinginkan.
"Sekarang ini serapan kita, terutama yang daerah hutan sudah mulai berkurang. Jadi air banyak keluar ke jalan, lalu bandar kita juga sudah mulai mampet atau salurannya tidak lancar. Jadi diimbau kepada seluruh masyarakat, ayo kita sama-sama menjaga alam kita, terus mulai bergotong royong," tuturnya.
Selain itu pihaknya juga berharap masyarakat, dapat memperhatikan kondisi bangunan ataupun lingkungan sekitar khususnya daerah yang menjadi langganan bencana alam.
"Bagi yang berada di wilayah jembatan, lalu rumahnya ada bandar besar tolong dilihat kondisi kekokohan dari semen beton. Jadi jangan sampai nanti abrasi atau longsor, itu yang kita khawatirkan karena debit air lumayan deras," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)