Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Anggit Pujie Widodo
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Dusun Karang Asem, Desa Karang Dagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026) siang.
Peristiwa tersebut menghanguskan dua bangunan, yakni sebuah rumah dan gudang, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp700 juta.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, menyebut kebakaran terjadi sekitar pukul 14.05 WIB. Warga setempat pertama kali melihat kepulan asap disertai api yang membesar dari rumah milik Luluk.
"Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di salah satu ruangan," ucapnya dalam keterangan yang diterima Tribunjatim.com pada Selasa (13/1/2026).
Upaya pemadaman sempat dilakukan oleh warga menggunakan peralatan seadanya. Namun api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan, sehingga salah seorang warga menghubungi Pos Pemadam Kebakaran Jombang pada pukul 14.12 WIB.
Menerima laporan tersebut, Pos Damkar Jombang segera menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran jenis fire pumper truck dan dua unit supply truck ke lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 14.35 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman serta pembasahan.
Baca juga: Revitalisasi Rampung, MINHA Tebuireng Jombang Tampil Lebih Modern, Gratis Untuk Pengunjung
Setelah berjibaku selama hampir dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api sepenuhnya. Proses penanganan dinyatakan selesai pada pukul 16.30 WIB dan seluruh personel kembali ke markas.
Dalam kejadian tersebut, bangunan yang terdampak meliputi satu rumah berukuran sekitar 12x28 meter persegi serta satu rumah dan gudang berukuran sekitar 6x29 meter persegi. "Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Syamsul melanjutkan.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur terkait, antara lain Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Ploso, Pos Damkar Ngoro, Pusdalops PB, PSC, Koramil dan Polsek Bandarkedungmulyo, pihak kecamatan, Banser, perangkat desa, serta warga setempat.
Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan kondisi di lokasi kini telah dinyatakan aman. "Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik," pungkasnya.
Baca juga: Rumah Kayu Penjual Cilok di Malang Ludes Terbakar, Ibu dan Anak Balita Alami Luka Bakar