Bernardo Tavares Ungkap Karakter Persebaya Surabaya, Sukses Bungkam Malut United
January 14, 2026 10:32 AM

 

SURYA.co.id Surabaya – Debut Bernardo Tavares bersama Persebaya Surabaya berbuah manis dengan mengalahkan tim papan atas Malut United dengan skor 2-1 pada Sabtu (10/1/2026) lalu.

Meski menang, justru statistik menunjukkan bahwa Persebaya kalah segalanya dari Malut United.

Penguasaan bola Persebaya hanya 19 persen. Menciptakan total 9 tendangan, berbanding 25 tendangan dari Malut United.

Hanya 4 tendangan Persebaya yang mengarah ka gawang lawan. Sementara Malut United menciptakan 6 tendangan mengarah ke gawang Persebaya.

Persebaya Kalah Penguasaan Bola dan Kreasi Peluang

Jumlah kreasi peluang juga sama, Persebaya hanya menciptakan 5 kreasi peluang, berbanding 11 dari Malut United.

Baca juga: Daftar Striker Asing Dan Lokal Yang Diincar Persebaya Surabaya, Bursa Transfer Makin Panas

Skema permainan ini jauh dengan karakter permainan yang dulu pernah Bernardo Tavares terapkan ketika menjadi pelatih PSM Makassar, dimana menerapkan permainan menyerang total.

"Terkadang kami bisa melakukan transisi ofensif, terkadang tidak. Mungkin kita perlu bertaruh pada organisasi ofensif, tergantung pada karakteristik pemain yang kami miliki," kata Bernardo Tavares pada media termasuk Surya.co.id

"Tetapi juga tentang tim lawan, kualitas, karakteristik mereka. Akan ada tim yang mungkin memberi kami bola dan sedikit menurun dan kami perlu mendekati dengan cara yang berbeda," tambahnya.

Skema Permainan Menyesuaikan Kekuatan Lawan

Pelatih asal Portugal itu menegaskan skema permainan yang diterapkan di Persebaya menyesuaikan dengan kekuatan lawan.

Malut United tim papan atas dengan catatan jumlah kekalahan paling sedikit.

Baca juga: Jefferson da Silva Gabung Persebaya, Bernardo Tavares Ungkap Posisi Dejan Tumbas

Musim ini diperkuat sejumlah pemain bintang, termasuk mendatangkan lima pemain yang musim lalu meraih juara bersama Persib Bandung.

"Tapi ketika kami menang, tidak semuanya baik. Dan ketika kami kalah, saya percaya itu tidak akan selalu buruk. Jadi kami perlu menciptakan keseimbangan," kata pelatih berusia 45 tahun itu secara tegas.

Tavares tidak mau cepat puas. Apalagi putaran kedua diyakininya akan berjalan lebih berat.

Laga awal Persebaya di putaran kedua akan menyambangi kandang PSIM Yogyakarta 25 Januari 2026 mendatang.

"Putaran kedua dan semua tim membawa pemain baru. Jadi itu berarti bahwa di putaran kedua, liga akan lebih sulit," pungkasnya.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.