TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Ribuan tenaga honorer di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi masih menunggu nasibnya.
Setidaknya ada 2.104 tenaga honorer di Pemprov Jambi yang belum jelas nasibnya.
Ribuan honorer ini tak masuk dalam PPPK Paruh Waktu yang belum lama ini dilantik Gubernur Jambi Al Haris.
Skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK Paruh Waktu di Pemprov Jambi menyerap 6.475 tenaga honorer.
Dan kini 2.104 tenaga honorer masih menunggu kejelasan nasib mereka.
Gubernur janji tak akan rumahkan
Gubernur Jambi Al Haris berjanji tidak akan merumahkan tenaga honorer yang ada saat ini.
"Mereka tetap kerja," kata dia.
Al Haris menegaskan meski status tenaga honorer belum final, pihak Pemprov Jambi masih menunggu arahan dari Kemenpan-RB.
Al Haris menyebut jika keberadaan tenaga honorer yang ada masih dibutuhkan terutama di sektor pendidikan.
"Banyak guru, jika dirumahkan, akan berdampak besar di bidnag pendidikan," ujarnya.
Data dari Badan kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi saat ini masih ada 2.104 tenaga honorer di Pemprov Jmabi.
Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, Pemprov Jmabi sudah melantik 6.475 PPPK Paruh Waktu. (*)
Simak informasi lainnya di media sosial Facebook, Instagram, Thread dan X Tribun Jambi