Grid.ID – Viralnya buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans membuat masa lalu sang aktris kembali menjadi sorotan, termasuk soal pernikahannya dengan Roby Tremonti.
Setelah lama menjadi perbincangan, Roby akhirnya angkat bicara dan mengonfirmasi bahwa pernikahan tersebut memang pernah terjadi pada 10 Oktober 2011.
Namun hingga kini, ia mengaku tidak pernah memegang dokumen resmi yang menyatakan adanya pembatalan pernikahan dari pihak gereja seperti yang Aurelie miliki.
"Surat resmi dari gereja bahwa ada pembatalan pernikahan, saya tidak pernah pegang itu," ujar Roby di kawasan Citeureup, Bogor, Jawa Barat, Selasa (13/1/2026).
Menanggapi pernyataan Roby, Aurelie Moeremans memberikan penjelasan soal surat pernyataan status liber dia miliki. Menurut kepercayaan Katolik pernikahan yang sah tidak bisa dibatalkan oleh manusia.
"Status liber hanya dapat diberikan apabila setelah pemeriksaan oleh Gereja dan otoritas Vatikan ditemukan bahwa pernikahan tersebut sejak awal tidak pernah sah, misalnya karena adanya paksaan, manipulasi, atau syarat sakramental yang tidak terpenuhi," kata Aurelie kepada awak media melalui chat, Rabu (14/1/2026).
Aurelie menegaskan bahwa terbitnya status liber justru menunjukkan pernikahannya dengan Roby tidak sah sejak awal, bukan dibatalkan di tengah jalan.
"Fakta bahwa status liber saya terbit justru menegaskan bahwa pernikahan tersebut secara kanonik tidak valid sejak awal, bukan 'dibatalkan'," tandasnya.
Seperti diketahui, kisah Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti kembali menjadi sorotan setelah buku memoar Aurelie yang berjudul Broken Strings viral.
Dalam buku tersebut, Aurelie menuliskan kisah pernikahannya dengan sosok bernama Bobby (nama samaran) yang menggambarkan pengalaman hidup penuh tekanan, termasuk pengakuan sebagai korban child grooming dan kekerasan dalam rumah tangga.