Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Zubir / Kota Langsa
SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA -- Meski dalam berapa pekan ini harga emas perhiasan semakin tinggi, namun warga Kota Langsa lebih ramai membelinya ke toko emas, Rabu (14/1/2026).
Sementara update terbaru harga emas di pasar setempat, jenis emas perhiasan 99,5 persen hari ini naik lagi menjadi Rp 8.400.000 per mayam.
"Meski harga terus naik, hari ini warga yang datang ke toko maaih lebih banyak yang membeli emas dari pada menjualnya," sebut Pemilik Toko Emas Berkat Jasa Sejahtera, Muhammad Syirajullah.
Menurut Syirajullah, sedangkan pasaran harga emas perhiasan 99,5 persen dan 97 persen hari ini kembali naik masing-masing Rp 100 ribu per mayam.
Dia merincikan, untuk harga emas perhiasan 99,5 persen dari sebelumnya Rp 8.300.000 kini tembus Rp 8.400.000 per mayam, belum termasuk ongkos Rp 50 ribu.
Begitu juga emas perhiasan 97 persen dari harga sebelumnya Rp 8.100.000 kini sudah mencapai Rp 8.200.000 per mayam, belum termasuk ongkos tempahan Rp 50 ribu.
Sedangkan emas perhiasan 70 persen hingga hari ini masih bertahan di angka Rp 2.200.000 per gram, belum termasuk ongkos.
Baca juga: Semakin Bersinar, Harga Emas di Lhokseumawe Kembali Naik Pada 14 Januari 2026
Baca juga: Berselang Satu Jam, Harga Emas London di Abdya Tembus Rp8 Juta per Mayam
Harga emas di Banda Aceh pada Rabu (14/1/2026) kembali melanjutkan tren penguatan dan mencatatkan kenaikan lanjutan dibandingkan hari sebelumnya.
Berdasarkan pemantauan Serambinews.com di Toko Emas Bina Nusa, harga jual emas hari ini naik menjadi Rp 8.100.000 per mayam.
Harga tersebut mengalami kenaikan Rp 50.000 dibandingkan Selasa (13/1/2026) yang masih berada di level Rp 8.050.000 per mayam.
Dengan standar umum 1 mayam setara 3,3 gram, maka harga emas di Banda Aceh hari ini berada di kisaran Rp 2.455.000 per gram.
Kenaikan ini menandakan bahwa tren penguatan harga emas di Banda Aceh masih terus berlanjut.
Setelah menembus level Rp 8 juta per mayam, harga emas kembali bergerak naik dan menunjukkan sentimen pasar yang tetap positif terhadap logam mulia.
Emas dinilai tetap menjadi aset aman yang mampu menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang.
Meski kembali mengalami kenaikan, harga tersebut masih merupakan harga dasar emas dan belum termasuk ongkos pembuatan untuk emas perhiasan.
Di Banda Aceh, ongkos pembuatan perhiasan emas umumnya berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per mayam, tergantung pada model dan tingkat kerumitan desain.
Ke depan, pergerakan harga emas diperkirakan masih akan bersifat fluktuatif dan dinamis, seiring dengan perkembangan pasar global, pergerakan harga emas dunia, serta sentimen ekonomi internasional.
Baca juga: Rekor Baru! Harga Emas di Banda Aceh Terus Merangkak Naik, 14 Januari 2025 Dijual Segini per Mayam
Kenaikan ini juga terjadi pada emas Antam.
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan pada Rabu (14/1/2026).
Logam mulia ini diperdagangkan di level Rp2.665.000 per gram, naik dibandingkan harga sehari sebelumnya dan sekaligus mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah penjualan emas Antam.
Pada perdagangan Selasa (13/1/2026), harga emas Antam tercatat berada di angka Rp2.652.000 per gram, yang saat itu juga menjadi rekor tertinggi.
Namun, tren penguatan berlanjut pada hari ini dengan kenaikan sebesar Rp13.000 per gram.
Kenaikan harga emas ini memperpanjang tren positif dalam beberapa hari terakhir.
Harga emas Antam hari ini Rabu, 14 Januari 2026 - Update pukul 10.00.03 WIB
0,5 gram : Rp1.382.500
1 gram : Rp2.665.000
2 gram : Rp5.280.000
3 gram : Rp7.902.000
5 gram : Rp13.140.000
10 gram : Rp26.200.000
25 gram : Rp65.335.000
50 gram : Rp130.505.000
100 gram : Rp260.860.000
250 gram : Rp651.840.000
500 gram : Rp1.303.400.000
1000 gram : Rp2.605.600.000
(Serambinews.com/Zubir/Sri Anggun Oktaviana)