Yayasan penghargaan guru berprestasi, Princess Maha Chakri Award Foundation, menyampaikan masalah yang paling sering dihadapi guru di berbagai negara. Apa itu?
Sebelumnya, Princess Maha Chakri Award Foundation adalah yayasan yang didirikan oleh Princess Maha Chakri Sirindhorn, Thailand, untuk memberikan penghargaan bagi guru berprestasi di 14 negara. Penghargaan tersebut diberikan dua tahun sekali dengan total enam penerima berasal dari Indonesia.
Princess Maha Chakri Award Foundation sendiri telah berdiri sejak 2015. Setelah hampir 1 dekade beroperasi, Dr Benjalug Namfa selaku Committee Member and Manager Princess Maha Chakri Award Foundation menemukan ada masalah tertentu yang paling sering dihadapi guru dari berbagai negara.
Kesenjangan Generasi Antara Guru dan Siswa
Menurut Dr Benjalug, masalah utama ada pada kesenjangan generasi antara guru dan siswa, juga terkait alat-alat yang digunakan dalam sehari-hari maupun pembelajaran.
"Kesenjangan generasi dan juga alat-alat berbeda yang Anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari juga berbeda antara guru dan siswa," ujarnya kepadadetikEdu di Kantor Kedutaan Besar Kerajaan Thailand Jl. Dr. Ide Anak Agung Gede Agung, Jakarta, dikutip Rabu (14/1/2026).
AI dalam Dunia Pendidikan
Ia juga menyoroti penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia pendidikan. Dalam yayasan tersebut, pihaknya ingin membantu para guru dalam memahami dan menggunakan AI.
"Karena sering kali, kami meminta guru untuk menghadiri lokakarya dan membiarkan mereka berlatih bagaimana mereka mengajar siswa, atau bagaimana mereka merencanakan rencana pelajaran. Tetapi mereka tidak memahami dan mereka tidak menggunakannya sendiri,"ungkapnya.
Ade Putri Sarwendah sebagai penerima Princess Maha Chakri Award 2025 mengungkapkan keresahan serupa. Ia menyoroti banyaknya siswa yang menggunakan AI dalam mengerjakan tugas.
Menurutnya, AI bisa menjadi alat pengajaran yang baik di kelas. Walau demikian, peran guru di kelas masih krusial.
"AI adalah alat untuk membantu guru dalam pembelajaran di kelas, tetapi hal terpenting adalah peran guru di kelas. Itu lebih penting," tegasnya.







