TRIBUNWOW.COM - Berikut profil Emil Audero sosok kiper profesional Timnas Indonesia yang kini mendapat kode keras dari Juventus di bursa transfer musim dingin 2025/2026,
Emil Audero merupakan kiper berkebangsaan Italia-Indoneisa yang bergabung dengan Timnas Indonesia sejak Maret 2025.
Kabar terbaru, dilansir TribunWow.com, kini Juventus berencana untuk merekrut Emil Audero.
Kabar hubungan Emil Audero dengan Juventus ini muncul karena klub tersebut berpotensi kehilangan kiper Mattia Perin, yang dikabarkan menjadi incaran rival Serie A merekan, Genoa.
Baca juga: Indikasi Berlian Timnas Indonesia Naik Level di Serie A: Juventus Beri Kode Keras Gaet Sosok Rp55 M
Emil Audero dirumorkan berpeluang untuk meningkatkan level kariernya di Serie A.
Dilansir TribunWow.com, klub raksasa serie A Juventus memberikan isyarat kuat akan mendatangkan Audero dalam Bursa Transfer musim dingan puttaran kedua musim 2025/2026.
Isyarat tersebut terlihat melalui unggahan akun instagram resmi Juventus pada Selasa (13/1/2026).
Klub tersebut membagikan momen Emil Audero saat menghampiri dan memeluk salah satu pejabat Si Nyonya Tua.
Moment itu terjadi setelah laga antara timnya Cremonese dengan Juventus yang berakhir dengan kemenangan telak 5-0 untuk tuan rumah di Allianz Stadium pada Selasa (13/1/1016) dini hari.
Juventus mengungkapkan rasa hormat kepada Emil Audero karena menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang pertandingan.
"Respect pisan sama akang yang satu ini," tulis akun instagram @juventus.
Rumor ini juga telah diungkapkan oleh satu diantara akun instagram sepak bola yaitu @laode_football pada Selasa (13/1/2026).
"Juventus berpeluang untuk merekrut kembali Emil Audero seiring dengan kabar dari jurnalis asal Italia. Kiper Timnas Indonesia itu berpotensi menggantikan Mattia Perin.
Sejatinya, ini bukanlah kabar baru yang pernah beredar. Audero sebelumnya sempat dikabarkan bakal kembali ke Juve pada bursa transfer musim panas lalu.
Di bursa transfer Januari ini, Perin diminati oleh Genoa. Namun, Juventus menolak untuk berpisah dengannya di bursa transfer tengah musim," tulis akun @laode_football.
Dilansir dari Transfermarkt, Emil Audero Mulyadi lahir pada 18 Januari 1997 di Mataram, NTB, Indonesia.
Emil Audero merupakan penjaga gawang perofesional yang saat ini bermain untuk klub Serie A Cremonese dengan status pinjaman dari Como 1907.
Pemain dengan harga pasar mencapai Rp 55,62 miliar ini juga sedang memperkuat Timnas Indonesia.
Emil Audero memiliki darah Indonesia dari ayahnya dan Italia dari ibunya serta memiliki tinggi 1,92 m yang mendukung kemampuannya sebagai kiper.
Perjalanan kariernya dimulai dari klub muda Cumiana sebekum bergabung dengan akademi Juventus pada usia 11 tahun pada 2008.
Bersama tim primavera Juventus, Emil Audero pernah mencapai final Campeonato Nazionale Primavera 2015-2016 namun kalah adu pinalti dengan Roma.
Selanjutnya, ia menjalani peminjaman ke Venezia pada 2017-2018 serta Sampdoria pada 2018-2019, sebelum resmi bergabung dengan Sampdoria pada 2019 hingga 2024 dengan total 127 penampilan.
Pada musim 2023-2024, Emil Audero juga pernah dipinjamkan ke Inter Milan dengan total 4 penampilan.
Setelah itu, pemain dengan tinggi 1,92 meter ini bergabung dengan Como pada 2024, kemudian dipinjamkan ke Palermo dan kini ke Cremonese.
Emil Audero resmi menjadi bagian dari Timna Indonesia pada Maret 2025 setelah memperoleh kewarganegaran Indonesia.
Profil Emil Audero
Nama di negara asal : Emil Audero Mulyadi
Tanggal lahir/Umur : 18 Jan 1997 (28)
Tempat kelahiran : Mataram, Indonesia
Tinggi : 1,92 m
Kewarganegaraan : Indonesia - Italia
Posisi : Kiper
Kaki dominan : kanan
Agen pemain : TMP SOCCER srl
Klub Saat Ini : US Cremonese
Bergabung : 27 Jul 2025
Kontrak berakhir : 30 Jul 2026
Harga pasar saat ini : Rp 55,62 miliar
Statistik Emil Audero berdasarkan klub
UC Sampdoria : 169 pertandingan, 8 kartu kuning, 260 gol kebobolan, 38 clean sheet, 15.161 menit bermain.
Juventus Primavera : 62 pertandingan, 1 kartu kuning, 67 menit bermain, 20 clean sheet, 5.610 menit bermain.
Venezia FC : 39 pertandingan, 1 kartu kuning, 41 dol kebobolan, 14 clean sheet, 3.510 menit bermain.
US Cremonese : 17 pertandingan, 21 gol kebobolan, 6 clean sheet, 1.530 menit bermain.
Palermo FC : 15 pertandingan, 21 gol kebobolan, 3 clean, 1.350.
Juventus FC UEFA U19 : 12 pertandingan, 17 gol kebobolan, 2 clean sheet, 1.080 menit bermain.
Como 1907 : 8 pertandingan, 18 gol kebobolan, 720 menit bermain.
Inter Milan : 6 pertandingan, 8 gol kebobolan, 2 clean sheet, 548 menit bermain.
Juventus FC : 1 pertandingan, 1 gol kebobolan, 90 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret/Ratna Desti Astuti)