Ummul Qura: Arti, Makna, dan Nama Lain Makkah dalam Al-Quran
Ruang Kajian January 14, 2026 05:57 PM
Makkah dikenal sebagai kota yang memiliki banyak sebutan dalam sejarah dan Al-Quran. Salah satu nama yang sering disebut adalah Ummul Qura. Istilah ini tidak hanya menggambarkan posisi geografis Makkah, tetapi juga makna spiritual dan peran pentingnya dalam sejarah peradaban Islam.

Pengertian Ummul Qura dan Artinya

Pemahaman tentang Ummul Qura penting untuk mengenal identitas Makkah secara utuh. Menurut catatan Syaikh Shafiyur Rahman Al-Mubarakfuri pada Sejarah Mekkah Al Mukarramah (2002), istilah ini telah digunakan sejak masa awal Islam untuk menegaskan kedudukan kota suci tersebut.

Definisi Ummul Qura menurut Bahasa dan Istilah

Ummul Qura secara harfiah berarti “induk dari semua kota”. Dalam bahasa Arab, “umm” berarti ibu atau induk, sedangkan “qura” adalah bentuk jamak dari “qaryah” yang berarti perkampungan atau kota. Istilah ini digunakan untuk menunjukkan bahwa Makkah menjadi pusat dan sumber bagi kota-kota lain di sekitarnya.

Makna Ummul Qura dalam Konteks Sejarah Makkah

Dalam sejarah, Makkah dikenal sebagai pusat pertemuan berbagai suku dan budaya. Kota ini menjadi tempat lahirnya peradaban penting yang berpengaruh luas di Jazirah Arab. Posisi Makkah sebagai Ummul Qura juga menandakan perannya sebagai poros utama perkembangan agama Islam dan budaya Arab.

Ummul Qura sebagai Nama Lain Makkah dalam Al-Quran

Nama Ummul Qura muncul dalam Al-Quran sebagai bentuk penghormatan terhadap Makkah. Menurut Sejarah Kota Mekkah, penyebutan ini memperkuat status Makkah sebagai kota suci yang dijaga dan dimuliakan.

Penyebutan Ummul Qura di Al-Quran dan Tafsirnya

Salah satu ayat yang menyebutkan Ummul Qura adalah QS. Al-An’am ayat 92:
وَهَذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ مُّصَدِّقُ الَّذِي بَيْنَ يَدَيْهِ وَلِتُنذِرَ أُمَّ الْقُرَى وَمَنْ حَوْلَهَا
Ayat ini menegaskan peran Makkah sebagai pusat peringatan dan penyebaran ajaran Islam ke sekelilingnya.

Peran Ummul Qura dalam Peradaban Islam

Sejak awal, Makkah menjadi titik awal penyebaran nilai-nilai tauhid. Kota ini juga menjadi lokasi ibadah haji dan kiblat umat Islam di seluruh dunia, sehingga disebut sebagai “induk kota” yang menginspirasi peradaban Islam.

Nilai dan Keutamaan Makkah sebagai Ummul Qura

Makkah tidak hanya istimewa dari sisi sejarah, tetapi juga dari segi spiritual dan keamanan. Nilai ini tercermin dalam berbagai tafsir dan kajian keislaman.

Makna Aman Kota Makkah menurut Tafsir Ibnu ‘Āsyūr

Menurut analisis Tafsir Ibnu ‘Āsyūr, Makkah dijuluki “kota aman” karena Allah memberikan perlindungan khusus terhadapnya. Keamanan ini tidak hanya secara fisik, tetapi juga membawa ketenangan batin bagi siapa pun yang datang beribadah.

Keistimewaan Makkah dalam Sejarah Islam

Sepanjang sejarah, Makkah menjadi tempat lahirnya para nabi dan pusat syiar Islam. Kota ini juga dikenal sebagai tempat persatuan umat, terutama saat musim haji, yang semakin menegaskan keutamaannya sebagai Ummul Qura.

Kesimpulan

Ummul Qura merupakan sebutan penuh makna untuk Makkah yang menegaskan posisi kota ini sebagai pusat spiritual, sejarah, dan budaya dalam Islam. Istilah ini bukan hanya soal nama, tetapi juga menggambarkan keutamaan dan peran sentral Makkah sebagai “induk” bagi peradaban Islam. Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang Ummul Qura, setiap muslim dapat semakin menghargai warisan sejarah dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Revewed by Doel Rohim S.Hum.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.