BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan timah sebanyak 25 ton yang diduga akan dikirim ke Malaysia. Penindakan tersebut dilakukan pada Rabu (14/1/2026) di perairan Tanjung Kerasak, Kecamatan Sadai, Kabupaten Bangka Selatan.
Kapal yang membawa puluhan ton timah itu kemudian dibawa ke Dermaga Pos TNI AL Pangkalbalam untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Bea Cukai Pangkalpinang, Junanto Kurniawan, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyebutkan bahwa timah yang diamankan mencapai total 25 ton dan diduga kuat akan diselundupkan ke luar negeri.
“Rencananya mau dibawa ke sana (Malaysia), namun tujuan pastinya masih kami dalami. Benar, totalnya ada 25 ton,” ujar Junanto.
Junanto mengatakan untuk barang bukti timah 25 ton tersebut, dimiliki oleh pemain tunggal atau hanya satu orang saja.
"Istilahnya agak di luar kebiasaan, ini dia sendirian bisa menyuplai barang segitu banyak. Berarti dia pemain besar, pemain lokal di sini," tuturnya.
Lebih lanjut tak hanya mengamankan barang bukti 25 ton yang dibungkus oleh puluhan karung berwarna putih, namun terdapat tiga anak buah kapal (abk) yang juga turut diamankan.
"Sementara tiga mereka ini cuma bawa barang, namin kita harusnya enggak berhenti di situ dan akan pengembangan," ucapnya.
Sementara itu pihaknya kini masih dalam proses penyelidikan, terhadap dengan asal usul hingga pengembangan hal lainnya.
"Saya belum bisa bicara banyak karena saya sendiri pun belum mengambil keterangan dari yang bersangkutan, karena beliaunya masih syok ya istilahnya ya. Jadi kan harus tenang dulu untuk bisa disidik, sehingga informasi yang kita dapat ya aktual," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)