TRIBUNNEWS.COM - Keputusan Real Madrid memecat Xabi Alonso langsung memicu gelombang spekulasi mengenai penggantinya sebagai pelatih.
Sejumlah nama besar pun dikaitkan dengan Los Blancos, termasuk Jurgen Klopp yang kembali disebut-sebut setelah sempat ramai diperbincangkan pada musim panas lalu.
Namun untuk sementara waktu, Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai sosok yang memimpin tim.
Arbeloa juga dilaporkan mengagumi Jurgen Klopp dan berusaha mengadaptasi beberapa karakteristik kepelatihan eks manajer Liverpool itu ke dalam pendekatan pekerjaannya.
Ketika ditanya mengenai statusnya apakah akan menjadi pelatih tetap atau hanya sementara, Arbeloa tak memberikan jawaban pasti.
Tentu saja situasi ini membuat spekulasi terkait pelatih permanen Real Madrid tetap terbuka hingga musim panas mendatang.
Di tengah derasnya rumor, Jurgen Klopp akhirnya angkat bicara menanggapi pemecatan Xabi Alonso sekaligus isu yang membahas dirinya dengan Real Madrid.
Apalagi Klopp memang sempat masuk dalam radar manajemen Los Blancos sebelum klub tersebut menunjuk Alonso pada musim panas lalu.
Namun, Klopp menegaskan bahwa rumor tersebut sama sekali tidak berhubungan dengan dirinya.
"Saya sudah mengantisipasi pertanyaan Anda, tetapi saya dapat mengatakan bahwa rumor tersebut tidak ada pada saya, dan tidak mempengaruhi saya dengan cara apa pun,” ujar Jurgen Klopp dikutip dari Football Espana.
Saat ini, Klopp menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global di Red Bull. Peran yang ia jalani setelah mundur dari dunia kepelatihan setelah meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2024.
Sejak saat itu, Klopp memang sempat menunjukkan sedikit ketertarikan untuk kembali ke tepi lapangan.
Namun, pelatih berusia 58 tahun tersebut kembali menegaskan bahwa dirinya merasa nyaman dengan yang dijalaninya saat ini dan belum memiliki keinginan untuk berlatih lagi.
"Posisi pelatih selalu berubah, dan tidak apa-apa untuk menonton dari tepi lapangan tanpa mencerminkan apa artinya bagi diri Anda secara pribadi, karena tempat saya sekarang adalah tempat yang tepat untuk saya," tegas Klopp.
Baca juga: Alarm Bahaya Real Madrid di Copa del Rey, Arbeloa Kehilangan Enam Pilar Lawan Albacete
Selain membantah rumor kepelatihan, Jurgen Klopp juga memberikan pernyataan mengenai situasi yang tengah dialami Real Madrid.
Menurutnya, ada indikasi bahwa tidak semuanya berjalan baik di internal klub raksasa Spanyol tersebut.
Klopp mengaku prihatin atas nasib Xabi Alonso yang hanya bertahan singkat di Santiago Bernabeu, meski sebelumnya tampil impresif bersama Bayer Leverkusen.
"Ini pertanda bahwa tidak semuanya berjalan 100 persen benar, jika Xabi Alonso yang selama lebih dari dua tahun di Leverkusen menunjukkan bakat luar biasa sebagai pelatih, harus meninggalkan Real Madrid hanya enam bulan kemudian," ujar Klopp.
Ia juga menyoroti besarnya tantangan yang dihadapi Alonso ketika harus menggantikan sosok legendaris seperti Carlo Ancelotti.
"Jika Anda mengambil alih dari pelatih legendaris seperti Carlo Ancelotti, yang memiliki cara yang sangat jelas dalam mengelola klub, sangat sulit untuk datang dan mengubah segalanya."
"Itulah yang membuat situasi terlalu rumit bagi Xabi Alonso. Saya benar-benar merasa kasihan padanya, karena menurut saya dia adalah pelatih hebat," tutupnya.
Pernyataan Klopp tersebut sekaligus mempertegas sikapnya. Bukan hanya menepis rumor melatih Real Madrid, tetapi juga menunjukkan empati terhadap kondisi klub dan pelatih yang berada di tengah masa sulit.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)