Ruas Kandangan-Nagara di Karang Rati Terdampak Banjir, Pemkab HSS Rencanakan Bangun Titian Galam
January 14, 2026 07:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Ruas jalan Kandangan-Nagara di Karang Rati, Desa Bangkau, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan direncanakan akan dibangun jembatan titian dari kayu galam.

Langkah ini akan segera dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS sebagai alternatif bagi pengendara sepeda motor yang terkendala kondisi banjir di ruas jalan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) itu.

Kepala Desa Bangkau, Syamsudin mengatakan, dari informasi diterimanya, Pemkab telah menyiapkan solusi kondisi ruas jalan Karang Rati dengan membangun titian galam di samping jalur yang tergenang banjir.

“Dinas PUPR juga melakukan pengukuran untuk pengusulan ke provinsi untuk peninggian jalan Karang Rati ini. Semoga dikabulkan, setidaknya tidak terendam air lagi,” katanya, Rabu (14/1/2026).

Baca juga: Banjir di Jalan Karang Rati HSS Capai Lutut Orang Dewasa, Kondisi Lebih Parah dari Tahun Sebelumnya

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSS, Kusairi menjelaskan bahwa penanganan banjir telah dilaksanakan Pemkab HSS secara maksimal.

BPBD dalam hal ini mengkoordinir bencana di daerah, tanggung jawab penanganan banjir tentu melibatkan semua OPD di HSS sesuai arahan kepala daerah.

Tidak luput, kondisi banjir di jalan Karang Rati menjadi perhatian seluruh pihak dan DPRD HSS.

“Sekarang ada satu solusi yang telah dikoordinasikan dengan Dinas PUPR yang diperintahkan Bupati untuk membuat jalur alternatif jembatan (titian) kayu galam di sekitar badan jalan. Setidaknya, membantu warga yang melintas terutama pengendara sepeda motor,” terangnya.

Disebutnya, petugas PUPR telah melakukan survei lokasi terhadap titik-titik terdampak banjir dan ketinggian debit air.

Pembangunan jembatan nantinya akan bekerjasama dengan warga setempat secara bergotong-royong.

Baca juga: Bupati HSS Serahkan Bantuan Warga Terdampak Banjir di Bangkau, Ungkap Akan Keruk Sungai Amandit 

Pembangunan jembatan alternatif sebelumnya juga diterapkan warga Desa Samuda di Kecamatan Daha Selatan yang menghubungkan Desa Singapura Gantung, Kecamatan Daha Barat.

Kedua belah pihak desa bergotong-royong membangun jembatan kayu galam, agar pengendara sepeda motor dapat menghindari air banjir yang meredam ruas jalan utama desa.

(Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)

.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.