Listrik Diputus, Warga Perumahan BCP 2 Serang Bertahan di Tengah Banjir
January 14, 2026 10:07 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Banjir masih menggenangi Perumahan Bumi Ciruas Permai (BCP)  2 di Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, hingga Rabu (14/1/2026). 

Kondisi tersebut membuat sebagian warga terpaksa bertahan di rumah tanpa aliran listrik, sementara lainnya memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Salah seorang warga, Puji Daryanto, mengatakan banjir telah merendam lingkungan tempat tinggalnya selama dua malam berturut-turut sejak Selasa (13/1/2026). Hingga kini, air belum sepenuhnya surut.

Baca juga: Atasi Banjir Kota Serang, Penanganan Permanen Sungai Cibanten Tembus Rp26 Miliar

"Jadi sudah dua malam warga ada yang sebagian bertahan di rumah, sebagian lagi mengungsi, suasananya gelap sekali," kata Puji kepada TribunBanten, Rabu, (14/1/2026).

Ia mengungkapkan, suasana di Perumahan BCP 2 pada malam hari tampak gelap gulita. 

Hal itu terjadi setelah aliran listrik diputus oleh petugas demi menghindari risiko korsleting dan membahayakan keselamatan warga.

Terparah Sepanjang Sejarah

Puji menilai banjir yang terjadi tahun ini merupakan yang terparah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

Meski wilayah tersebut kerap dilanda banjir, genangan kali ini dinilai lebih tinggi dan bertahan lebih lama.

"Setiap tahun memang di sini sering banjir, tapi tahun ini paling parah," ucapnya.

Menurut Puji, pemerintah melalui dinas terkait telah menurunkan pompa air untuk menyedot genangan yang masih merendam kawasan perumahan. 

Namun, warga berharap ada langkah nyata dan solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.

"Harapannya, semoga ada solusi konkret jangka panjang agar ke depan tidak ada lagi banjir," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.