Menteri Wihaji Kendarai Sepeda Motor Tinjau Tim Pendamping Keluarga Distribusikan MBG 3B di Sukabumi
January 14, 2026 11:19 PM

TRIBUNNEWS.COM, SUKABUMI - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kepala BKKBN Dr Wihaji SAg MPd terjun langsung melihat distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Program MBG tersebut menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B).

Mengenakan helm biru dipadu kemeja putih, terlihat Menteri Wihaji mengendarai sendiri sepeda motor menyusuri jalan untuk memantau langsung distribusi MBG.

Menteri Wihaji mengungkap saat ini, terdapat sekitar  600.000 kader TPK di Indonesia, di mana 111.000 kader berada di Jawa Barat dan 6.300 kader di antaranya ada di Kabupaten Sukabumi. 

"Mereka bertugas melakukan pendampingan terhadap Keluarga Berisiko Stunting (KRS)," kata Menteri Wihaji saat bertemu kader TPK di Sukabumi, Senin (12/1/2026).

Baca juga: Peringati Hari Ibu, Menteri Wihaji Dukung Hak Perempuan Rencanakan Kehamilan

Kata dia, keberadaan kader pendamping keluarga termaktub  dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 Tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis, khususnya Pasal 47.

Pasal tersebut menjelaskan bahwa kementerian penyelenggara urusan pemerintah di bidang kependudukan dan suburusan  pembangunan keluarga atau lembaga pemerintah nonkementerian yang menyelenggarakan tugas pemerintahan di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana (KB) mendayagunakan kader pendamping keluarga untuk distribusi MBG kepada sasaran 3B dan edukasi pola konsumsi pangan sehat di tingkat keluarga.

Baca juga: Menteri Wihaji Kunjungi Kepri, Tinjau Program Quick Wins, SPPG, dan MBG 3B

“Alhamdulillah, kita ditugasi bapak Presiden untuk memastikan minimal hulunya bagus. Hulunya dipastikan supaya anak-anak kita tidak stunting, dipastikan anak-anak kita mendapat gizi,” ucapnya.

Selain mengecek pendistribusian MBG 3B bagi KRS, Menteri Wihaji beserta jajaran juga melakukan pengecekan di lapangan terkait masalah yang dihadapi sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia memastikan agar permasalahan itu tidak terulang.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Bupati Sukabumi Drs H Asep Japar MM yang menyambut baik kunjungan Menteri Wihaji beserta jajaran.

“Kehadiran Pak Menteri menjadi semangat baru dalam upaya pengentasan stunting di Kabupaten Sukabumi. Kami optimis, Kabupaten Sukabumi mampu menekan angka stunting secara signifikan dan mampu mewujudkan keluarga-keluarga berkualitas,” ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.