SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam saat ini sedang melakukan pembenahan kawasan Pasar Tradisional Nendagung (PTN).
Pembenahan dilakukan dengan melakukan rehab gedung Pasar Nendagung dan membuat sejumlah kios baru di kawasan tersebut.
Hal ini bertujuan agar PTN bisa lebih terlihat bersih dan rapi dengan diatur sedemikian rupa kios-kios yang ada.
Bahkan permintaan pedagang yang ingin Pasar Nendagung dibuka dindingnya sudah dilakukan.
Baca juga: WALI Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah Berharap Raffi Ahmad Hadir di Kaki Gunung Dempo, Ini Alasannya!
Hal ini agar para pedagang kaki lima (PKL) bisa masuk ke gedung pasar Nendagung tersebut dan menempati kios yang ada.
Pasalnya beberapa tahun pasar tersebut kosong dan ditinggalkan pedagang yang lebih memilih menggelar lapak diluar gedung pasar.
Saat ini apa yang diminta oleh PKL sudah dipenuhi, bahkan di sekeliling pasar sudah dilakukan pengaspalan dan pembuatan SPAL agar PTN bisa terlihat bersih dan rapi.
"Kita sudah lakukan rehab di Pasar Tradisional Nendagung sesuai dengan permintaan pedagang. Nanti pedagang akan kita relokasi ke dalam gedung pasar dan menempati kios yang sempat mereka tinggalkan," ujar Walikota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, Rabu (14/1/2026).
Dikatakan Ludi, nantinya akan diatur para pedagang agar terlihat rapi, misalnya pedagang ikan ditempatkan di lokasi yang sama.
Begitu juga untuk pedagang lainnya juga akan ditempatkan di lokasi yang sesuai dagangan mereka.
" Dan tidak akan ada lagi yang menggelar lapak di badan jalan," katanya.
Baca juga: HEBOH Ada Parkir Khusus Pejabat di RSD Basemah Pagar Alam, Wali Kota Ludi Marah Itu Bukan Hotel
Ludi juga menegaskan nantinya untuk sewa kios akan langsung disetor ke Kas Daerah.
Semua harus dilakukan langsung lewat bank, tidak boleh ada lagi oknum petugas yang mengambil sewa langsung.
"Saya pastikan tidak akan ada lagi mafia kios di pasar nendagung. Karena sewa kios harus disetor langsung ke kas daerah melalui Bank oleh penyewa kios langsung tidak boleh melalui petugas pasar. Hal ini untuk menghindari kebocoran PAD Kota Pagar Alam," tegasnya.