TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Genangan air di Kecamatan Siak Kecil belum menunjukkan penurunan signifikan.
Meskipun hujan beberapa hari terakhir sudah tidak terjadi genangan air masih belum surut di dua desa terdampak.
Ketinggian air di beberapa titik terdampak masih bertahan kisaran 10 sampai 30 sentimeter. Genangan bertahan menggenangi pekarangan rumah warga dan jalan di sana.
Hal ini diungkap Manager Pusdalops PB Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkalis Erzansyah kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (14/1) siang.
Menurut dia, kondisi cuaca saat ini di Bengkalis dan wilayah terdampak sejak beberapa hari terakhir panas. Tidak terjadi hujan sama sekali, sehingga tidak menimbulkan peningkatan debit air di titik terdampak tepatnya di Desa Muara Dua dan Desa Bandar Jaya.
Menurut dia, debit air yang menggenangi wilayah tersebut memang sikit lama untuk surut sepenuhnya. Karena wilayah terdampak berada di cekungan atau kemiringannya lebih rendah dibandingkan daerah lain.
Meskipun demikian, Erzansyah mengatakan pihaknya optimis ketinggian air akan berkurang menyusul kondisi cuaca yang kini panas berlangsung sudah beberapa hari terakhir.
Pihaknya memprediksi cuaca panas mulai berlangsung dan di perkirakan terjadi sampai Februari mendatang. Kalau melihat cuaca panas ini perkiraan musim hujan sudah berakhir.
"Cuaca cerah dan panas sejak beberapa hari terakhir. Kita lihat sampai dua hari ke depan jika masih bertahan dengan kondisi cuaca seperti ini kita perkirakan tinggian genangan akan menyusut nantinya," tambah Erzansyah.
Menurut dia, warga yang terdampak sejauh ini masih beraktifitas seperti biasa. Karena air hanya menggenangi pekarangan dan jalan. "Aktifitas masyarakat masih berjalan seperti biasa," jelasnya.
Meskipun demikian BPBD Bengkalis masih terus melakukan pemantauan. Memastikan debit air sungai sekitar tidak mengalami peningkatan.
Dua desa yang masih terdampak diantaranya di Desa Muara Dua, berada di dusun Jadi Mulyo RT 08 RW 05 jumlah KK terdampak sebanyak 35 KK.
Sedangkan di Desa Bandar Jaya wilayah terdampak terjadi di Dusun Bandar Sari RT 09 RW 05, Dusun Suka Damai RT 07 RW 04 Serta Dusun Sukajadi RT 06 RW 03, dengan jumlah KK yang terdampak sebanyak 75 KK.
Pemerintah Bengkalis pada akhir tahun kemarin sudah memberikan bantuan logistik terhadap wilayah terdampak. Bantuan disalurkan melalui BPBD Bengkalis ke pihak Kecamatan dan diteruskan kepada Desa serta masyarakat terdampak sesuai dengan data laporan dari desa masing masing.
Selain waspada terhadap kondisi genangan air yang masih terjadi, memasuki cuaca yang mulai panas sejak beberapa hari terakhir. BPBD Bengkalis juga tengah mewaspadai kemungkinan muncul titik api.
"Beberapa hari panas terus, melihat cuaca hujan yang sudah tidak turun, kita waspada juga kemungkinan muncul titik api karena panas, kalau kita lihat perkiraan Februari sudah memasuki musim panas," tandasnya.(tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)