TRIBUNKALTARA.COM – Selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NARU), Telkomsel sukses mengawal lonjakan lalu lintas data konektivitas yang signifikan di wilayah Kalimantan.
Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel memastikan kelancaran jaringan bagi ratusan juta pelanggan melalui keandalan infrastruktur yang terluas dan terdepan sejak Desember 2025 hingga Januari 2026.
General Manager Regional Network Operations and Productivity Telkomsel Kalimantan, Wendy Adewijaya, mengatakan melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel berkomitmen untuk merespons keluhan dengan cepat dan memberikan layanan terbaik untuk pelanggan di momen spesial seperti NARU kali ini.
"Capaian ini akan terus kami pertahankan dan tingkatkan, agar semangat melayani sepenuh hati benar-benar dirasakan pelanggan," kata Wendy.
Telkomsel mencatat pertumbuhan lalu lintas data yang signifikan:
Berikut rincian lonjakan lalu lintas data berdasarkan kategori layanan:
Secara spesifik, beberapa aplikasi dengan penyumbang lalu lintas data terbesar selama periode NARU adalah:
Menariknya, meskipun layanan data mendominasi, lalu lintas SMS juga mengalami kenaikan sebesar 33,54 persen dibandingkan rerata hari biasa, sementara layanan suara (voice) mengalami peningkatan sebesar 3,42 persen dibanding rerata hari biasa.
Keberhasilan Telkomsel mengawal lalu lintas data selama NARU tidak lepas dari pemanfaatan teknologi inovatif.
Telkomsel mengimplementasikan AI Autonomous Network (AN) untuk memantau dan mengelola jaringan secara otomatis di 437 titik keramaian utama, 30 titik keramaian diantaranya di Kalimantan.
Hasilnya terbukti efektif mendeteksi dan menangani potensi gangguan jaringan secara otomatis dan cepat sehingga jumlah incident berkurang sebanyak 21,92 persen secara nasional.
Sejumlah wilayah mencatatkan pertumbuhan lalu lintas data yang signifikan dibandingkan rerata hari biasa:
"Kedepan kami akan terus meningkatkan Quality of Service (QoS) agar layanan digital Telkomsel dapat dinikmati dengan kualitas yang semakin baik oleh seluruh masyarakat Indonesia," tutup Wendy.
(adv)