Profil Jeremie, Adik Aurelie Moeremans yang Kini Ikut Jadi Sorotan, Terjun ke Dunia Akting dan Pacari Artis Cantik
Fidiah Nuzul Aini January 15, 2026 06:34 AM

Grid.ID -Berikut profil Jeremie, adik Aurelie Moeremans yang kini ikut jadi sorotan. Sosoknya ternyata terjun ke dunia akting dan pacari artis cantik.

Nama Jeremie Moeremans ikut menjadi sorotan publik seiring popularitas sang kakak, Aurelie Moeremans, di dunia hiburan Tanah Air. Sosoknya kerap menarik perhatian karena latar belakang keluarga blasteran serta kiprahnya sebagai aktor muda Indonesia.

Profil Jeremie Moeremans

Jeremie Moeremans merupakanadik Aurelie Moeremans yang kini ikut jadi sorotan. Sosoknya ternyata terjun ke dunia akting dan pacari artis cantik.

Melansir dari TribunTrends.com, Jeremie Alexander Christian Moeremans merupakan saudara kandung dari Aurelie Moeremans.

Ia dilahirkan di Belgia pada 5 Oktober 2001. Ketika Aurelie menjadi korban grooming oleh Bobby, usia Jeremie saat itu masih sekitar 7 tahun.

Seiring berjalannya waktu, Jeremie kini telah beranjak dewasa dan tumbuh menjadi pria dewasa. Tak hanya itu, ia juga mengikuti jejak sang kakak dengan terjun ke industri hiburan.

Jeremie diketahui pernah tampil dalam beberapa judul sinetron serta satu film layar lebar. Mengenai kehidupan pribadinya, pria yang berzodiak Libra tersebut diketahui tengah menjalin kisah cinta dengan sesama artis.

Jeremie disebut berpacaran dengan Megan Domani, yang merupakan adik dari aktor Brian Domani. Keduanya kerap membagikan momen kebersamaan dan potret romantis melalui media sosial.

Megan juga telah diperkenalkan kepada keluarga Jeremie dan terlihat dekat dengan mereka. Ia bahkan tampak hadir dalam acara pernikahan Aurelie Moeremans dengan Tyler Bigenho.

Sedangkan sang kakak, Aurelie Alida Marie Moeremans merupakan salah satu artis Tanah Air yang mempunyai darah blasteran. Ia lahir di Belgia pada 8 Agustus 1993 dari pasangan Jean Marc Moeremans dan Sri Sunarti.

Karier Aurelie Moeremans bermula dari mengikuti kompetisi model di Bandung. Ia kemudian membintangi sinetron pertamanya, Cinta Puteri, pada tahun 2009.

Sejak debut tersebut, perjalanan karier Aurelie terus menanjak. Wanita berzodiak Leo tersebut tidak hanya terpaku pada zona nyaman di dunia sinetron, melainkan terus melebarkan sayapnya ke industri perfilman nasional.

Namun di balik karier gemilang itu, Aurelie ternyata mengalami kisah pilu. Ya, di usia 15 tahun, ia ternyata sempat terjebak dalam pola manipulasi orang dewasa yang mengarah pada eksploitasi hingga kekerasan seksual.

Dalam buku Broken Strings, Aurelie Moeremans menggunakan nama samaran "Bobby" untuk menceritakan sosok pelaku demi melindungi privasi. Aurelie dan Bobby bertemu pertama kali ketika dipasangkan untuk sebuah iklan.

Sejatinya iklan tersebut untuk model dewasa, namun Aurelie mengubahnya menjadi 21 tahun atas suruhan majanernya kala itu. Setelah syuting iklan, Aurelie dan Bobby menjadi semakin dekat hingga akhirnya berpacaran.

Bobby memperlakukan Aurelie begitu manis, namun perlahan mulai terlihat sifat aslinya. Ia memanipulasi emosi hingga melakukan kekerasan seksual kepada Aurelie.

Beruntung, Aurelie berhasil keluar dari belenggu Bobby. Selain orangtua, Jeremie Moeremans menjadi salah satu pihak yang lega dan bersyukur Aurelie selamat.

Aurelie Moeremans kembali menyita perhatian publik setelah merilis sebuah buku berjudul Broken Strings. Buku tersebut ramai diperbincangkan karena memuat kisah pribadi yang bersifat sensitif.

Di waktu yang hampir bersamaan, kehidupan pribadi Aurelie juga ikut menjadi sorotan setelah ia resmi menikah dengan seorang dokter bernama Tyler Bigenho dan kini tengah menantikan kelahiran anak pertama mereka.

Sebelumnya, Aurelie diketahui sempat menjalin hubungan dengan Roby Tremonti ketika usianya masih belia. Hubungan tersebut sempat mendapat penolakan dari keluarga dan bahkan melibatkan KPAI serta Komnas Perlindungan Anak.

Pada tahun-tahun berikutnya, Aurelie juga menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terikat pernikahan secara sah dan membantah kabar yang menyebut dirinya sebagai janda. Ia bahkan menunjukkan dokumen resmi dari gereja yang menyatakan tidak adanya ikatan pernikahan.

Karya yang ditulis Aurelie Moeremans tersebut pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Publik mengapresiasi keberanian Aurelie yang berani mengungkap pengalaman pahitnya demi meningkatkan kesadaran tentang praktik grooming.

Melalui unggahan di Instagram @aurelie, Aurelie kembali menyinggung masa lalunya sebagai korban grooming sekaligus menyampaikan rasa syukur atas perubahan sikap masyarakat Indonesia yang kini dinilainya semakin berpihak kepada korban. Ia mengaku senang melihat meningkatnya kesadaran publik terhadap isu grooming.

"Aku bersyukur dan senang banget lihat bagaimana Indonesia sudah berkembang. Waktu aku masih sangat muda dan pertama kali coba speak up, respons masyarakat jauh berbeda dengan sekarang," tulis Aurelie seperti dikutip dari Instagramnya.

Ia mengenang masa ketika suara para korban kerap diabaikan, disalahkan, bahkan dipelintir. Menurutnya, banyak persoalan penting yang justru terlewat sehingga para korban kesulitan untuk menyampaikan kebenaran.

"Dulu, suara korban sering tenggelam, disalahkan, atau dipelintir. Banyak hal penting justru luput dari perhatian," katanya.

Kini, Aurelie melihat kondisi tersebut mulai mengalami perubahan, meski belum sepenuhnya signifikan. Ia menilai semakin banyak orang yang mulai memahami isu grooming.

"Hari ini, aku melihat perubahan itu. Lebih banyak kesadaran tentang grooming. Lebih paham soal relasi kuasa. Lebih banyak empati, lebih sedikit penghakiman," ungkapnya.

Ia menegaskan perubahan itu nyata, meski prosesnya panjang dan tak instan.

"Walaupun jalannya panjang dan datangnya tidak cepat, aku tetap bersyukur bisa hidup di masa di mana cerita seperti ini akhirnya didengar dengan lebih utuh. Kalau hari ini kamu merasa sedikit lebih aman untuk bersuara, berarti kita sedang berjalan ke arah yang benar," katanya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.