Penetapan 'kapitil' menjadi kata baru oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) sempat membuat heboh jagad maya. Kata tersebut diartikan sebagai lawan dari kapital atau penulisan huruf besar.
Belum berhenti, kini media sosial kembali dihebohkan dengan penulisan dan penyebutan nama negara Thailand yang kini berganti jadi Tailan. Lantaran ramai dibicarakan, Badan Informasi Geospasial (BIG) beri komentar.
BIG menjelaskan bila penyebutan Thailand memang resmi berganti menjadi Tailan berdasarkan dokumen eksonim. Dokumen ini merupakan hasil kesepakatan antara BIG, Badan Bahasa, dan ahli linguistik Universitas Indonesia.
Dokumen eksonim juga berisi tentang pembaharuan standarisasi penamaan nama negara dunia yang didaftarkan ke United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) pada 2025.
Lalu sebenarnya apa sih eksonim itu? Dirangkum detikEdu, Kamis (15/1/2026) begini penjelasannya.
Pengertian Eksonim
Pemerintah Indonesia tengah mengupayakan penggunaan bahasa Indonesia ke tingkat global. Salah satunya adalah dengan peresmian penggunaan bahasa Indonesia di Sidang Umum Unesco pada 20 November 2023.
Mengutip studi "Pembakuan Eksonim Sebagai Bagian dari Langkah Strategis Internasionalisasi Bahasa Indonesia" karya Umrotun Nida, ada konsekuensi dalam internasionalisasi bahasa Indonesia.
Proses tersebut terjadi di era globalisasi yang memungkinkan masyarakat RI banyak terpapar bahasa Inggris dan bahasa asing lain. Untuk itu, ada hal yang perlu mendapatkan perhatian, yakni penggunaan eksonim.
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan eksonim sebagai bentuk asing untuk nama geografis. Contohnya, Penang untuk Pulang Pinang di Malaysia.
Sedangkan UNGEGN atau kelompok ahli yang bertugas dalam menstandarisasi penamaan geografis milik Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjelaskan eksonim sebagai suatu nama yang digunakan dalam bahasa tertentu khusus untuk bidang geografis.
Penamaan ini ditujukan untuk suatu wilayah geografis yang terletak di luar area lokasi bahasa itu digunakan. Bentuk penamaannya berbeda dengan bahasa resmi maupun daerah di mana fitur geografis berada.
Masih mengutip studi yang sama, penulis mencontohnya penyebutan Belanda bagi penutur bahasa Indonesia untuk menyebut nama internasional the Netherlands, Inggris untuk menyebut England, atau Amerika Serikat untuk menyebut the United States of America.
"Penyebutan eksonim tersebut, menunjukkan kemampuan bahasa Indonesia dalam proses standarisasi serta adaptasi dalam mengadopsi elemen internasional sehingga memperkuat posisinya sebagai bahasa yang mampu bersaing di kancah global," ungkap penulis asal Departemen Ilmu Lingkuistik, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Indonesia itu.
Dalam dokumen eksonim terbaru dijelaskan, Indonesia sudah menyusun revisi nama-nama negara dan ibu kota negara sejak 2019. Namun, pada 2024 daftar itu kembali diperbaharui.
Pembaharuan dilakukan oleh BIG, Badan Bahasa, para ahli bahasa dari Universitas Indonesia, dan Kementerian Luar Negeri. Usai dokumen eksonim selesai, pemerintah kembali mengajukannya ke UNGEGN.
Tujuan utama pembaruan dokumen eksonim adalah untuk memastikan bahwa representasi nama negara di seluruh dunia akurat dan konsisten. Nama ini nantinya akan dijadikan standar untuk berbagai konteks resmi, seperti korespondensi kenegaraan, catatan pemerintah, dan laporan.
Selain itu, nama negara yang tercantum dalam dokumen eksonim juga akan digunakan dalam materi pendidik, termasuk buku teks dan berita, media sosial, dan media massa.
Nama-nama Negara Asia Tenggara Resmi Terbaru
Terdapat 194 penyebutan nama-nama negara dunia yang distandarisasi pada dokumen tersebut. Adapun penyebutan untuk nama negara di asia tenggara baik secara formal dan nama singkatnya, yakni:
- Brunei Darusalam (formal): Brunei Darusalam (singkat)
- Kerajaan Kamboja (formal): Kamboja (singkat)
- Republik Indonesia (formal): Indonesia (singkat)
- Republik Domokratik Rakyat Laos (formal): Laos (singkat)
- Malaysia (formal): Malaysia (singkat)
- Republik Perserikatan Myanmar (formal): Myanmar (singkat)
- Republik Filipina (formal): Filipina (singkat)
- Republik Singapura (formal): Singapura (singkat)
- Kerajaan Tailan (formal): Tailan (singkat)
- Republik Sosialis Vietnam (formal): Vietnam (singkat)
- Republik Demokratik Timor Leste (formal): Timur Leste (singkat).
Nama negara lain bisa dilihat melalui dokumen eksonim di tautan KLIK DI SINI.
Itulah informasi tentang ekosonim dan contoh penggunananya di negara-negara Asia Tenggara. Semoga bermanfaat detikers!







